Berikut Data Kasus Narkotika di Polres Subang Tahun 2021, 30 Persen Pengguna dari Kalangan Mahasiswa

Data Kasus Narkotika di Polres Subang Tahun 2021
YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES EKSPOSE: Kapolres Subang bersama Kasat Narkoba Polres Subang menunjukan hasil ungkapan barang bukti narkotika.

SUBANG-Paparan Covid-19 yang mulai berangsur menurun, berbanding terbalik dengan peredaran narkotika di Kabupaten Subang. Hal tersebut terlihat dari jumlah tersangka yang berhasil diamankan oleh tim Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Subang.

Peningkatan Data Kasus Narkotika di Polres Subang Tahun 2021, ternyata 30 persennya melibatkan mahasiswa. Hal ini cukup menghawatirkanm karena sebelumnya untuk kegiatan belajar mengajar sempat ditiadakan karena pandemi Covid-19.

[irp]

Kepala Polisi Resort Subang AKBP Sumarni S.IK. MH menginstruksikan kepada jajarannya tidak ada kata maaf bagi pelaku barang haram tersebut, karena bisa merusak generasi bangsa. Kepolisian terus melakukan sosialisasi ke berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Subang, untuk mensosialisasikan bahaya penggunaan narkotika tersebut.

“Saya selalu gencar untuk mencegah adanya pemakaian narkotika di tingkat pelajar. Salah satunya dengan sosialisasi,” ujarnya.

[irp]

Kepala Satreskoba Polres Subang AKP Ronih. SH. MH mengatakan, data untuk kasus narkotika yang berhasil diungkap dalam waktu kurun Januari 2021 sampai saat ini ada 97 kasus dengan tersangka 123 orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2020, Satreskoba Polres Subang berhasil mengungkap 87 kasus dengan 97 tersangka. “Ada peningkatan 10 persen, baik jumlah kasus dan tersangkanya,” terangnya.

BACA JUGA: Kecanduan Game Online Anak Usia 12 Tahun di Pabuaran Subang Meninggal Dunia

Dijelaskan Ronih, para pelaku narkotika baik pengedar maupun pengguna metode “tempel” masih menjadi pilihan yang sangat dipakai. Hal tersebut agar para pengedar atau bandar tidak diketahui oleh pembeli atau pengguna. Kerahasian para pelaku tersebut sangat terjaga. “Metode tempel masih mereka lakukan. Seperti di batu, tiang listrik, ataupun tong sampah,” katanya.

Ronih menuturkan, dari 123 orang tersangka, yang diamankan 30 persen merupakan mahasiswa.  Kebanyakan para pelaku lebih memilih wilayah Pantura, karena jalur nasional sehingga tidak terdeteksi.

BACA JUGA: Lima Tempat Wisata Terbaru di Karawang yang Wajib di Kunjungi

Ronih mengimbau kepada masyarakat jika melihat ada transaksi atau pengguna bisa melapor ke pihak kepolisian.

“Jalur Pantura lebih memikat para pelaku, karena kebanyakan Tempat Kejadian Perkara  (TKP) yang dilakukan di sana, jika melihat dari hasil ungkapan,” tandasnya.

Data Kasus Narkotika di Polres Subang Tahun 2021 ternyata paling banyak diantara perkara lainnya. Berdasarkan data dari Pengadilan Negeri Subang, tercatat ada 123 perkara hingga 14 Desember 2021. Jumlah itu meningkat dari tahun 2020 yang mencapai 90 perkara.

Humas Pengadilan Negeri Subang, Rudy Harri Pahlevi Pelawi, S.H menyampaikan, perkara narkotika perlu menjadi perhatian di Subang mengingat mengalami peningkatan. Perkara narkotika juga terbilang banyak dibanding perkara lain, seperti pencurian 45 perkara dan perlindungan anak 14 perkara.

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan Kasus Istri Dalangi Pembunuhan Pemilik Restauran Padang di Karawang

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Sosial Pencegahan Garda Anti Narkoba (GAN) Wawan Waluya SE menyebut pencegahan narkotika harus semakin menjadi perhatian di tengah keberadaan Pelabuhan Patimban.

“Imbasnya adalah kita harus konsen betul dengan pencegahan narkoba dan edukasi pada warga masyarakat di sekitar Pelabuhan Patimban dan Subang, bahaya narkoba ini tentunya akan semakin mengintai,” ujarnya.

Wawan menyebut, kehadiran Badan narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Subang sangatlah penting. Hanya saja, saat ini BNN pusat melaksanakan moratorium terkait pembentukan BNNK.

Menurutnya, pencegahan dan penegakan peredaran narkotika  merupakan tanggung jawab berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya aparat penegak hukum seperti Polri, BNN, serta keterlibatan Pemerintah, masyarakat dan elemen masyarakat juga merupakan bagian penting.(ygo/ygi/ysp/vry)

Data Kasus Narkotika Polres Subang

Tahun 2021

97 Kasus

123 Tersangka (30% Mahasiswa)

Tahun 2020

87 Kasus

97 Tersangka