SUBANG  

Berikut Kasus yang Menghebohkan Publik di Karawang Tahun 2021, Salah Satunya Kasus Valencya Paksa Jaksa Agung Turun Tangan

Berikut Kasus yang Menghebohkan Publik di Karawang Tahun 2021, Salah Satunya Kasus Valencya Paksa Jaksa Agung Turun Tangan

KARAWANG-Sepanjang Tahun 2021, di Kabupaten Karawang terjadi peristiwa yang menyedot perhatian publik. Berikut kilasan kejadian di Kabupaten Karawang, ulasan Pasundan Ekspres .

Mulai dari kasus pembunuhan Fathan mahasiswa Telkom University. Warga Cilamaya pada Rabu, 13 Januari 2021 dihebohkan dengan ditemukannya sesosok mayat yang dibungkus kasur. Tak lama setelah itu, identitas mayat tersebut terungkap yakni Fathan Ardian Nurmiftah mahasiswa Telkom University warga Perum Dinas Peruri, Kecamatan Telukjambe Timur.

Fathan sempat dikira diculik oleh keluarganya. Tak lama setelah itu, polisi mengungkap pelaku pembunuhan Fathan yang dilakukan oleh tiga temannya yakni Jo sebagai pelaku utama, kemudian HA dan R.

[irp]

Kemudian, banjir merendam 17 kecamatan di Karawang. Awal Februari 2021, hujan mengguyur Karawang. Luapan banjir dari sejumlah sungai besar di Karawang seperti Citarum, Cibeet dan Cilamaya merendam 17 dari 30 kecamatan. Sedikitnya 30 ribu kepala keluarga terdampak banjir. Sejumlah jalan di Karawang bagian kota pun tertutup banjir menyebabkan Karawang lumpuh di wilayah perkotaan.

Video aksi Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro memeluk seorang pemudik yang emosi viral di media sosial. Aksi itu bermula ketika ribuan pemudik lebaran memenuhi pos penyekatan Tanjungpura. Saat itu pemudik yang hendak menerobos begitu sangat emosi dan memarahi petugas. Namun, secara reflek AKP Rizky kemudian mencoba menenangkannya dan memeluknya. Aksinya tersebut pun mendadak viral.

Virus Covid-19 varian India atau virus corona varian delta yang jauh lebih menular dari varian Covid lainnya terdeteksi dari warga Karawang. Saat itu, Kepala Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr Atit Kanti, menyebutkan varian baru B1617 asal India ini terdeteksi di Kabupaten Karawang. Mulai dari sana peningkatan kasus Covid-19 di Karawang mulai melonjak pesat. Hampir seluruh rumah sakit di Karawang penuh dengan pasien Covid-19.

BACA JUGA: Ini Motif Istri Dalangi Pembunuh Suami di Karawang

Karawang digegerkan video vaksinasi Covid-19 yang dianggap tidak wajar oleh netizen. Dalam sebuah video berdurasi 14 detik, vaksinator tampak seperti tidak menginjeksikan cairan vaksin alias cuma menusukkan lalu langsung mencabut jarumnya. Hal itu terjadi ketika seorang warga melakukan vaksinasi di Puskesmas Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang. Peristiwa itu pun menjadi perhatian nasional saat itu.

[irp]

Seorang istri dituntut JPU satu tahun karena memarahi mantan suaminya. Valencya warga Kecamatan Telukjambe Timur, dituntut satu tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum karena laporan mantan suaminya karena merasa mengalami KDRT Psikis setelah sering dimarahi Valencya saat masih menjadi suami.

Valencya mengaku jika dirinya memarahi suami karena ia sering pulang mabuk. Penuntutan itu pun menjadi viral dan Valencya mendapatkan banyak simpati publik. Bahkan dampaknya hingga Jaksa Agung turun tangan hingga mencopot sejumlah pejabatnya. Tak hanya itu, tuntutan Valencya pun dicabut oleh JPU dari Jaksa Agung hingga dirinya bebas oleh putusan hakim. Dan pencabutan tuntutan oleh Jaksa Agung pun menjadi sejarah pertama kali di Indonesia.

BACA JUGA: Fakta Mengejutkan Kasus Istri Dalangi Pembunuhan Pemilik Restauran Padang di Karawang

Bentrok ormas hingga meregang nyawa. Bentrok ormas tersebut terjadi ketika konvoi ormas gabungan menuju Kawasan Industri KIIC, tepat di Jalan Interchange Karawang di depan Resinda Hotel mereka bertemu dengan satu mobil ormas GMBI yang menjadi lawannya. Kemudian ribuan ormas tersebut menganiaya penumpang di dalam mobil dan menghancurkan mobil ormas lawan.

Akibat kejadian tersebut, satu korban berinisial A pun meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat. Bentrok ormas tersebut dipicu dugaan perebutan limbah ekonomis pabrik.

BACA JUGA: Lima Ide Bisnis Online untuk Pelajar yang Mudah dan Praktis

Perampokan Maybank di Cikampek, Karawang. Sebanyak 10 orang merampok Maybank terjadi pada 26 November 2021, sekitar pukul 11.48 WIB.

Perampok mendatangi bank tersebut dengan menggunakan dua unit kendaraan setelah melihat situasi sepi. Dua menunggu di luar, delapan orang lainnya masuk ke bank dan menggasak ratusan juta rupiah.

Tak lama setelah itu, Polda Jabar dan Polres Karawang berhasil menangkap 7 pelaku perampokan Maybank tersebut.

Rangkaian peristiwa yang terjadi di Karawang, memberikan sinyal kepada pihak yang berwajib atau kepolisian untuk lebih memperketat keamanan di seluruh wilayah hukumnya.(aef/vry)