BLK Diminta Cetak Wirausaha Baru

PELATIHAN: Bupati Subang H Ruhimat meninjau kegiatan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), kemarin (30/1). YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG– Bupati Subang H Ruhimat minta Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Subang mampu melahirkan ratusan wirausaha baru untuk meningkatkan perekonomian di Kabupaten Subang.

Untuk itu, Bupati meminta BLK bisa melahirkan ratusan wirausaha karena banyak potensi di Kabupaten Subang yang harus di explore sehingga tercipta lapangan pekerjaan baru dan mencegah warga Subang menjadi tenaga kerja keluar negri.

“BLK harus bisa mencetak wirausaha baru, dengan begitu perekonmian meningkat juga bisa meminimalisir penganguran,” tegasnya.

Menurut bupati, permasalahan yang dihadapi Kabupaten Subang hampir sama dengan kabupaten lain yaitu tingkat pengangguran yang tinggi. Hal tersebut membuat meningkatnya jumlah TKI.

“Subang menjadi pemasok TKI yang lumayan tinggi, hal ini disebabkan minimnya lahan pekerjaan maka dari itu saya inginkan adanya wirausaha- wirausaha baru di kabupaten subang,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Selain itu, pemkab subang mengupayakan peningkatan investasi yang akan membuka lapangan kerja baru. Untuk itu pihaknya menargetkan industry baru di tahun 2019.

“Saya targetkan banyak investor bisa masuk, agar Kabupaten Subang bisa maju dan berkembang,” katanya.

Sementara itu, Kasubag Tata Usaha Uptd Balai Latihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Subang Ucu Kuswandi mengatakan, pihaknya mempersiapakan pelatihan kerja yang berkonsentrasi kepada kewirausahaan seperti membuat olahan makanan, perbengkelan dan lainnya.

“Instruksi dijalankan, saat ini kita sudah melakukan proses pelatihan kerja dan kewirausahaan,” ucapnya.

Pihaknya menargetkan, ada 200 pelaku wirausaha baru di tahun 2019 ini yang siap menumbuhkan perekonomian di Kabupaten Subang. “Jika bupati menginginkan ada 200 wirausaha baru di tahun 2019 ini, kami akan upayakan mencetak pelaku wirausaha tersebut, kami juga meminta dorongan kepada dinas terkait,” tukasnya. (ygo/ded)

BACA JUGA:  Dirut Baznas Ungkap Tiga Strategi Penggalangan Dana