Blok Sawah Dusun Wanajaya Desa Bobos Tak Terjangkau Air

KEKERINGAN: Hamparan sawah di Dusun Wanajaya Desa Bobos yang sudah kering ditengah padi yang mula bertumbuh. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Area pertanian di Dusun Padek Wanajaya Desa Bobos masih kesulitan air. Bahkan, kondisi ini terus terjadi sejak memasuki tahun 2.000 an, ketika musim tanam gadu, wilayah pertanian di Dusun Wanajaya sulit terjangkau air.

Pjs Kepala Desa Bobos Oman Suherman mengatakan ada 90 hektare sawah di Desa Bibos terutama di Dusun Wanajaya yang kesulitan air. “90 hektare itu yang alami krisis air hingga sawah sekarang terlihat begitu kering,” kata Oman.

Ia menyampaikan, sejauh ini bukan berarti area tersebut tak diperjuangkan untuk bisa dialiri air. Hanya saja dalam perjalanannya menemui beragam hambatan. “Sudah diusahakan seperti pengawalam air dari SS Pangarengan juga SS Pamanukan, tapi kendala dalam perjalanannya banyak,” jelasnya.

Ia mencontohkan, kendala yang dihadapi di antaranya adalah masalah saluran air yang dangkal. Sebab dalam perjalanannya ketika ada penggelontoran air terjadi luber. “Air kadang luber atau banyak gangguan, sebab di depan juga masih banyak yang membutuhkan air,” ucapanya.

Untuk saat ini, Pemerintah Desa Bobos berusaha untuk memaksimalkan pengawalan giliran air serta pompa bersama desa lain yang menyedot dari Sungai Cipunagara.(ygi/vry)