BRI Pamanukan Berbagi Kacamata pada Pelajar

PAMANUKAN– Bank BRI Kantor Cabang Pamanukan berbagi puluhan Kacamata pada pelajar dari berbagai jenjang diwilayah operasi BRI Pamanukan. Sebagai bentuk kepedulian kepada dunia pendidikan, Bank BRI melalui Program BRI Peduli kembali hadir memberikan bantuan berupa kacamata dalam tema “BRI Melihat Dunia”.

Pemimpin BRI Cabang Pamanukan Muhamad Ridwan, dalam rangka ulang tahun BRI ke-125 ini, BRI hadir dan peduli terhadap kebutuhan pelajar baik jenjang SD/MI/SMP/SMA/SMK sederajat yang mengalami gangguan penglihatan. Yakni, gangguan minus, plus, silindris dan sebagainya.

“Sebagai rasa syukur dalam rangka ulang tahun BRI ke-125, kita berharap siswa-siswi yang alami gangguan penglihatan bisa terbantu,” kata Muhamad Ridwan kepada Pasundan Ekspres.

Bantuan kacamata sendiri diberikan untuk siswa kurang mampu atau berprestasi namun memiliki gangguan penglihatan. Untuk BRI Pamanukan, ada 4 sekolah yang menjadi sasaran lokasi pemberian kacamata tersebut, yakni SMK Daarul Maarif Pamanukan, MI Miftahul Huda Pamanukan, SMPN 1 Binong serta Ponpes Al Ishlah Compreng dan pemberian dilaksanakan pada Senin, 4 Januari 2021.

Ridwan menjelaskan, pemberian kacamata gratis dari pihak BRI sendiri dilakukan sesuai usulan dan rekomendasi dari pihak sekolah. Setelah diusulkan, para siswa tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan mata dan kemudian dilakukan pembuatan kacamata sesuai kebutuhan.

“Semoga kacamata ini bisa membantu penglihatan dan melancarkan proses belajar mengajar. Namun tentu harapan terbesar kita adalah, anak-anak ini bisa sembuh dari gangguan penglihatan yang dialami dan semangat dalam menggapai cita-citanya,” ujarnya.

Untuk diketahui, pembagian kacamata, merupakan salah satu rangkaian Hari Ulang Tahun Ke-125 BRI. Selain itu, program ini juga merupakan tanggung jawab sosial Bank BRI terhadap lingkungan sekitar dan dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia.

Penyerahan bantuan sendiri, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 dilakukan dengan menaati protokol kesehatan seperti memakai masker,mencuci tangan, jaga jarak serta membatasi peserta dan orang yang terlibat untuk menghindari kerumunan.(ygi/ded)