Bupati Ingatkan Pusat, Pantura Subang Ada Proyek Nasional

BANTUAN LOGISTIK: Unsur Forkopimda saat hendak menyerahkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di wilayah Pantura. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

Dukung Gubernur Bentuk Satgas Penanganan Bencana Banjir di Jawa Barat

SUBANG-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana membentuk Satgas Penanganan Bencana Banjir di Jawa Barat, termasuk untuk Kabupaten Subang.

Hal itu disampaikan Kepala BPBD Subang serta Dandim 0605 Subang usai penyerahan bantuan dari Gubernur Jawa Barat senilai Rp 750 juta dalam bentuk logistik di Kecamatan Pamanukan kemarin (4/3).

Menurut Dandim 0605 Subang Letkol Arh Edi Maryono, dari hasil Rakor di Pamanukan dan Rapat di Jakarta bersama Kepala BNPB, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ingin memperjuangkan, agar ke depanya di Jawa Barat tidak terjadi banjir.

“Pak Gubernur kita ingin Jawa Barat tidak lagi ada banjir, atau eskalasinya tidak terlalu besar manakala terjadi banjir,” ucapnya.

Masalah banjir, kata Dandim, merupakan masalah yang sistemik, tidak bisa diatasi oleh satu pihak. Semua unsur harus berperan serta dari hulu hingga hilir.

“Nah, Pak Gubernur juga akan memperjuangkan dibuatnya Satgas tersendiri dibawah payung hukum Presiden yang akan menangani banjir ini dari hulu kehilir secara sistemik,” bebernya.

Akan dibuat Satgas

Permasalahan mulai dari debit sungai, curah hujan, masalah penghijauan serta masalah sampah nantinya akan dibuatkan Satgas tersendiri.

“Insyaallah ada satgas tersendiri di bawah Gubernur, Insyaallah akan diperjuangkan, kalaupun ada banjir tapi kita harapkan tidak ada, itu nanti ada penanganannya,” ucap Dandim Letkol Edi Maryono.

Sementara itu, Kepala BPBD H. Hidayat menyebut, Satgas tersebut nantinya bisa menjadi lebih jelas dan tajam dalam menjalankan fungsinya.

“Lebih jelas, siapa berbuat apa, pertanggungjawabannya juga jelas di dalam menghadapi bencana, sehingga terhindar adanya tumpang tindih ataupun ego sektoral dengan adanya satgas ini,” imbuhnya.

Adanya Satgas tersebut juga bisa lebih fokus dan efektif dalam menangani banjir. Sebab di dalamnya terdiri dari beragam unsur dan sektor terkait.

“Contoh di dalamnya ada infrastruktur itu fokus menyelesaikan infrasturktur. Ada yang bagian ketahanan pangan, juga evakuasi tentang kesehatan, itu bisa fokus,” kata Hidayat.

Satgas penanggulangan bencana yang direncanakan akan dibentuk oleh Gubernur Jawa Barat, didalamnya termasuk Kabupaten Subang bisa lebih maksimal dan tertib dalam penanganan bencana. “Berdasarkan pengalaman, koordinasi itu akan lebih mudah.

Poskonya akan lebih jelas. Jadi secara otomatis orang itu tidak bakal lagi banyak bertanya, orang itu akan fokus,” katanya.

Gagasan tersebut kata Hidayat, merupakan gagasan Gubernur Jawa Barat yang akan memudahkan dalam hal penaanganan dan upaya antisipasi kebencanaan serta koordinasi antara Pemerinath Kabupaten dengan Provinsi bisa menjadi lebih mudah.

Selain itu, Pembangunan Bendungan Sadawarna juga sedang diperjuangkan oleh Ridwan Kamil, agar bisa secepatnya rampung dan bisa memberikan banyak manfaat bagi Subang.

“Insyaallah secepatnya vbisa selesai, Pak Gubernur sedang berupaya menyelesaikan ini,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati Subang H ruhimat meminta pemerintah pusat untuk memberikan perhatian pada penanganan banjir di Kabupaten Subang.

“Terkait penanganan pasca banjir ini, infrastruktur jalan infrastruktur pengairan banyak yang rusak dan hancur semua, iya kan?,” kata H. Ruhimat saat diwawancara Pasundan Ekspres.

Terlebih, saat ini di wilayah kabupaten Subang khususnya di wilayah pantura sedang ada proyek strategis nasional (PSN) pembangunan pelabuhan internasional Patimban.

“Apalagi disini sedang ada proyek nasional Pelabuhan Patimban, kami mohon perhatiannya,” ucap H. Ruhimat.

Pemerintah pusat harus konsen

Bupati Ruhimat berharap, pemerintah pusat bisa konsen terhadap pemulihan infrastruktur pasca kebencanaan di wilayah Pantura Subang.

Apalagi dengan kondisi APBD Kabupaten Subang yang terbilang kecil, Haji ruhimat menyebut peran pemerintah pusat sangat krusial dalam membantu pemulihan pasca kebencanaan ini.

“Khususnya soal infrastruktur pengairan, sungai-sungai yang kaitanya ditangani oleh BBWS bisa segera cara mendapat tindakan dan perbaikan,” ungkapnya.

Saat ini, Pemda Subang juga terus menyalurkan bantuan logistik bagi para warga terdampak banjir di 12 Kecamatan di wilayah Kabupaten Subang.

“Termasuk kami mulai salurkan bantuan dari Gubernur Jawa Barat yang disalurkan dalam bentuk logistik pada 15.763 KK,” bebernya.(ygi/vry)