Desa Bojong Jaya Miliki Sterilisasi Room

SCREENING ROOM: Pemdes Bojongjaya melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan screening room kepada warga. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pemerintah Desa Bojong Jaya berkomitmen melakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu, pemerintah Desa Bojong Jaya akan segera memanfaatkan screening atau sterilisasi room disinfektan yang telah dibuat.

Pjs Kepala Desa Bojongjaya H. Toto Suharto, kegiatan penyemprotan disinfektan gencar dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Desa Bojongjaya. “Hari ini kami kembali lakukan di RT 12, sekaligus memperkenalkan sterilisasi room pada warga,” ucap H. Toto.

Yang menarik, H. Toto menyampaikan, Pemerintah desa Bojong Jaya merespon surat edaran mengenai alokasi Dana Desa untuk kegiatan pencegahan penyebaran virus Corona.

“Setelah dipertimbangkan dan disetujui akhirnya kami memutuskan untuk membuat sterilisasi room,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bojongjaya H.Darsiwan mengatakan, pembuatan sterilisasi room hanya memakan waktu setengah hari. Dengan biaya 1,5 juta. “Tapi total 5 juta kalau dengan kipas angin, ini dibuat sendiri oleh Pemerintah Desa,” ucapnya.

Dengan memakai bahan baja ringan serta plastik sterilisasi ruang dengan ukuran lebar 1,5 meter serta tinggi 2 meter ini mulai bisa digunakan dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona. “Hari ini kita mulai dicoba dan digunakan oleh warga, penyemprotan disinfektan ke badan,” tuturnya.

Saat ini, kata dia, sterilisasi ruang tersebut yang dimiliki oleh Desa Bojongjaya berjumlah 1 unit. Idealnya kata Darsiwan, dari 12 RT sterilisasi room bisa diadakan sebanyak 6 unit. “Tapi kita lihat di lapangan, kebutuhan nya seperti apa, idealnya memang 2 RT itu ada satu sterilisasi room,” imbuhnya.

Pasar Pusakanegara Disemprot Disinfektan

Sementara itu, 1 unit Damkar diterjunkan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Pusakanagara yang berada di Kecamatan Pusakajaya. Pasalnya, mobilitas di pasar tersebut cukup tinggi. Penyemprotan pasar ini serentak dilakukan oleh Pemda Kabupaten Subang, baik pasar-pasar yang berada di wilayah Selatan maupun di wilayah utara.

Camat Pusakajaya Drs Vino Subriadi mengatakan, keadaan di Pasar Pusakanagara cukup sepi. Sebab, sebelumnya para pedagang di pasar telah diberikan pemberitahuan mengenai akan adanya penyemprotan disinfektan. “Pasar tidak tutup besok juga (senin) sudah mulai normal kembali, hari ini tutup karena akan disemprot disinfektan,” ucap Camat Pusakajaya Vino Subriadi.

Saat ini, kata dia, Pemerintah Kecamatan Pusakajaya terus berupaya untuk melakukan sosialisasi si melalui pemerintah Desa setempat soal potensi banyaknya pemudik atau ODP-ODP baru. “Kita minta untuk didata dan agar bisa dipantau, ini demi kebaikan kita semua,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Pusakanagara AKP Hidayat menyebut, berharap dengan dilakukannya penyemprotan desinfektan di area Pasar Pusakanagara dapat mencegah penyebaran virus Corona di area pasar. “Saya berharap ke depan para pedagang pasar juga pengunjung pasar bisa senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan agar terhindar dari virus Corona,” tambahnya.

Polsek Pusakanegara sendiri berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan menekan keramaian-keramaian yang masih ada. Hal ini dilakukan untuk melaksanakan imbauan pemerintah serta maklumat Kapolri.

“Tentu kami meminta kesadaran masyarakat untuk tidak lagi banyak beraktivitas diluar apa lagi kumpul-kumpul yang tidak terlalu penting sebaiknya di rumah saja,” tutupnya.
Kegiatan penyemprotan sendiri turut dihadiri Kepala Puskesmas Karanganyar, Anggota TNI dan Polri, UPTD Pasar Pusakanagara.(ygi/sep)