Desa Kotasari Capai Target PBB

Desa Kotasari
PELUNASAN: Kepala Desa Kotasari Sulaeman bersama Kolektor PBB saat mengantarkan pelunasan PBB ke Bapenda Subang. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Ditengah pandemi Covid-19 dan situasi ekonomi yang belum pulih, Desa Kotasari menjadi Desa Pertama di Kecamatan Pusakanagara yang berhasil melunasi iuran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Desa Kotasari Sulaeman menyebut, pungutan PBB tahun ini tak dipungkiri banyak tantangan yang dihadapi. Selain soal pandemi dan ekonomi yang belum stabil, faktor hasil pertanian yang kurang baik juga menjadi satu masalah lain. “Tapi kita tekankan kerjasama di antara para aparatur desa kolektor dan juga RT untuk memberikan edukasi pada masyarakat terkait kewajiban membayar PBB,” ucap Sulaeman kepada Pasundan Ekspres, kemarin.

Dengan kerjasama, pemungutan PBB terus dimaksimalkan setiap harinya. Para RT dan kolektor juga terus bekerjasama dilapangan dalam hal Komunikasi juga dipererat oleh kedua belah pihak. “Jika jika ada wajib pajak yang sudah ditagih Saya dan RT turun langsung dan terus berusaha untuk mengajak dengan pendekatan persuasif,” ungkapnya.

Baca Juga: Lebih Jatuh Tempo, Badan Pendapatan Daerah Karawang: Wajib Pajak Denda 2%

Ia merinci, untuk Desa Rancasari ada 2075 SPPT dengan total tagihan mencapai Rp 115,7 Juta. “Alhamdulillah dalam beberapa tahun terakhir ini, Desa Kotasari bisa maksimal dalam Capaian iuran PBB,” tambahnya.

Camat Pusakanagara Drs Muhamad Rudi sangat memberikan apresiasi yang tinggi untuk Desa Kotasari. “Ini bisa jadi dorongan untuk desa lain agar dapat maksimal dalam merealisasikan capaian PBB,” imbuhnya.

Selain itu, diharapkan dengan tercapainya iuran PBB, pembangunan untuk desa dari berbagai sumber juga dapat dilaksanakan. Selain itu, Camat Rudi juga berharap dengan lunasnya PBB di Desa Kotasari dan desa lain di Kabupaten yang melunasi PBB bisa mendapatkan reward dari Pemda Subang.(ygi/sep)