Desak Pemerintah Tindak Pencemar Lingkungan

LINGKUNGAN: Forum Situdam Barugbug mendesak agar pemerintah menindak tegas sejumlah perusahaan yang telah mencemari sungai. USEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES

KARAWANG-Aktivis lingkungan di Kabupaten Karawang, yang tergabung dalam Forum Situdam Barugbug mendesak agar pemerintah menindak tegas sejumlah perusahaan yang telah mencemari sungai Ciherang dan sungai Cilamaya.

“Kami sudah mengantongi nama-nama perusahaan yang diduga kuat mencemari sungai Ciherang, sungai Cilamaya dan Bendungan Barugbug,” ujar juru bicara Forum Situdam Barugbug, Deni Pranta.

Dikatakan, perusahaan-perusahaan yang diduga melakukan pencemaran dua sungai tersebut berlokasi di wilayah Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang.

Umumnya perusahaan yang melakukan pencemaran sungai Ciherang dan sungai Cilamaya itu ialah perusahaan yang memproduksi kertas dan sejenisnya.

Menurutnya, air sungai Ciherang dan sungai Cilamaya mengalir di antara tiga wilayah, yakni Purwakarta, Subang dan Karawang. Air yang mengalir di dua sungai tersebut bermuara di Bendungan Barugbug.

BACA JUGA:  Laporkan Pencemaran ke Kementerian Lingkungan Hidup

Dilihat dari fungsinya, air dari dua sungai itu diproyeksikan untuk mengairi areal sawah seluas sekitar 2.926 hektare. Tapi saat ini kondisi airnya tercemar limbah industri.

Saat kemarau, air sungai Ciherang dan sungai Cilamaya berwarna hitam pekat dan menimbulkan bau tak sedap. Kondisi itu sudah berlangsung lama, tanpa ada penanganan dari pemerintah daerah setempat.