Disnakertrans Imbau TKI Waspada Aksi Pembiusan

WASPADA: Disnakertrans Kabupaten Subang menghimbau kepada para TKI yang hendak pulang kampung, untuk waspada terhadap aksi pembiusan. Guna menekan aksi itu, Disnakertrans bekerjasama dengan PJTKI menyiapkan armada jemputan. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Menjelang bulan puasa pihak Dinsakertrans Subang memprediksi akan ada ratusan TKI asal Subang yang akan pulkam (pulang kampung), pihak Disnakertrans Subang juga menghimbau kepada para TKI asal Subang yang hendak pulang kampung agar waspada dengan aksi pembiusan yang kerap terjadi di berbagai daerah.

Wakil Ketua Paguyuban Migran Indonesia (PAMI) Subang Udin Wahyudin mengatakan, pihaknya telah mendata untuk tahun 2018 saja, kepulangan para TKI menjelang bulan puasa ada ratusan jumlahnya. Walaupun kepulangan para TKI asal Subang tersebut sifat nya estafet, maka dari itu pihaknya memperediksi untuk tahun 2019 ini jelang bulan puasa. Yang akan pulang kampung mencapai ratusan juga.

“Ya kita prediksi untuk tahun 2019 ini, menjelang puasa TKI yang akan pulang kampung mencapai ratusan,” tuturnya.

Dijelaskan Udin, pihaknya akan menyiapkan mobil penjemputan bagi TKI asal Subang yang akan pulang kampung. Tahun sebelumnya menjelang bulan puasa banyak yang meminta bantuan penjemputan.

“Banyak bahkan pada hari takbiran ada TKI asal Subang yang meminta bantuan penjemputan ke kami itu terjadi pada tahun 2018,” imbuhnya.

Kepala Cabang pemberangkatan TKI Subang PT Ekasanti, Sopyan Tobing mengatakan, pihaknya memprediksi menjelang bulan puasa ini akan ada sekitar 100 lebih TKI asal Subang yang berangkat melalui jasa PT nya tersebut, akan pulang kampung karena momen puasa dan lebaran merupakan momen yang sangat di nanti-nantikan bagi keluarga.

“Bisa dibayangkan jika dari TKI yang berangkat dengan jasa PT saya, ada sekitar 100 lebih, lihat saja jasa PT lainnya pastinya jumlahnya mencapai ratusan juga,” katanya.

Sementara itu Kasie Bina Penta TKI Disnakertrans Subang H. Indra Suparman mengatakan, TKI asal Subang yang berangkat pada tahun 2018 saja mencapai 1000 orang lebih, itu yang legal (resmi) belum lagi yang berangkat secara ilegal (tidak resmi) bisa jadi para TKI asal Subang tersebut, pulang ketika puasa atau lebaran.

BACA JUGA:  Kemenag-MUI Kompak Cegah Warga Turun ke Jalan

“Ya bagaimana kesepakatan antara TKI tersebut dengan majikan nya bisa pulkam atau tidak nya,” tuturnya.

Dijelaskan Indra, pihaknya menghimbau kepada para TKI asal Subang yang hendak pulang kampung agar waspada dengan aksi pembiusan yang sering terjadi di berbagai daerah-daerah. TKI harus antipasi seperti jangan terlau percaya kepada orang-orang yang mencurigakan dan menawarkan jasa untuk mengantarkan pulang.

“Ya kami menghimbau agar waspada agar tidak ada korban pembiusan,” tukasnya.(ygo/dan)