Disnakertrans Kabupaten Subang dalam Satu Bulan Terima 10 Laporan PMI Ilegal

Disnakertrans Kabupaten Subang
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang Yeni Nuraeni.

SUBANG-Tingginya angka pelaporan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal Subang, membuat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang kewalahan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Disnakertrans, Yeni Nuraeni saat ditemui Pasundan Ekspres, Senin (6/9).

Yeni menyebut, dalam satu bulan laporan soal PMI ilegal masuk ke kantornya rata-rata ada 10 laporan. “Selain lumbung padi, Subang ini memang dikenal sebagai lumbung PMI. Selain yang legal, yang ilegalnya juga banyak,” paparnya.

Yeni mengaku sangat memprihatinkan. Pasalnya, Disnakertrans mengaku kesulitan jika harus mengantisipasi pemberangkatan para PMI ilegal tersebut. Masyarakat yang menjadi PMI illegal, berangkatnya tidak dalam pegawasan Disnakertrans.

“Mereka melalui sponsor ilegal biasanya, dan itu langsung datang secara dor to dor. Kita mau antisipasi juga kesulitan, karena keputusan penuh kan kembali lagi pada masyarakatnya,” tambahnya.

Yeni berharap, masyarakat yang sudah menyimpan minat unttuk menjadi PMI, agar melakukan pemenuhan persyaratan yang sesuai dan sudah ditentukan oleh peraturan pemerintah. “Sekarang di kita ada layanan terpadu satu arah. Di sana tersedia semua informasi, dari mulai lowongan kerja ke luar negeri, pelatihan kemampuan dan bahasa, semuanya difasilitasi di sana. Jadi saya minta pada masyarakat yang minat menjadi PMI, ya tempuh prosedurnya dengan benar,” tambahnya lagi.