DKUPP Akan Tertibkan Pom Mini, Rentan Kebakaran dan Takaran

POM MINI: Pemilik Pertamini atau Pom Mini sedang melayani pembeli BBM. DKUPP berencana akan menertibkan keberadaan POM Mini tersebut. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindusterian (DKUPP) Kabupaten Subang akan menertibkan keberadaan Pom Mini yang sudah menyebar ke pelosok desa banhkan tumbuh di pinggiran jalan raya, yang jumlahnya mencapai ratusan.

Adanya Pom Mini tersebut membantu pengendara yang kehabisan bahan bakar (BBM). Namun disisi lain Pom Mini tersebut rentan terbakar dan juga takarannya tidak bisa dipastikan pas. Sementara untuk jumlah SPBU yang beroperasi di Subang berjumlah 33 unit, yang tersebar di wilayah Kabupaten Subang.

Kepala DKUPP Subang Drs Rahmat Fatarahman mengatakan, terkait Pertamini atau Pom Mini menjadi polemik di berbagai daerah termasuk di Subang. Jumlahnya cukup banyak dan menjadi ladang bisnis pengusahanya. Namun tidak memandang dari segi keselamatan dan juga jenis takaran yang di keluarkan dari noozle nya.

BACA JUGA:  UPI Gelar Workshop, Latih Awak Media Terjemahkan Berita Asing

“Ya kehadirannya masih menjadi polemik,” ujarnya.

Dijelaskan Rahmat, adanya Pertamini sendiri pihaknya tidak bisa melakukan pendataan karena jenisnya bisa dikatakan ilegal (tidak berizin). Diapun memprediksi Pertamini tersebut jumlahnya mencapai ratusan di Kabupaten Subang.

Bahkan dari Pertamina sendiri memang pernah menyebutkan jika Pertamini tersebut tidak ada regulasinya. Sehingga pihaknya sendiri juga kebingungan untuk melakukan pembinaan dan pendataan.