DKUPP Jalin Kerjasama dengan Perusahaan e-Commerce

DKUPP Subang
PENJAJAKAN KERJASAMA: Kepala DKUPP Subang H. Rahmat Fatharrahman membahas upaya penjajakan rencana kerjasama dengan perusahaan e-commerce bersama Bupati Subang H. Ruhimat. INDRAWAN SETIADI /PASUNDAN EKSPRES

Bantu Optimalkan Pemasaran UMKM

SUBANG-Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Subang melakukan penjajakan terkait rencana kerjasama dengan salah satu Startup Marketplace terbesar di Indonesia. Hal itu bertujuan untuk mewadahi banyaknya UMKM di Kabupaten Subang, dan sebagai media untuk mengoptimalkan keberadaan UMKM di Kabupaten Subang.

“Sedang penjejakan dengan salah satu Perusahaan e-commerce. Harapannya pelaku UMKM di Subang dapat menambah pasarnya melalui berjualan online,” ungkap Kepala Dinas DKUPP Kabupaten Subang Drs. H. Rahmat Fatharrahman M.Si kepada Pasundan Ekspres, kemarin.

Selain itu, dia berharap pelaku UMKM bisa mengakses semua informasi secara digital. Tujuannya lebih kepada pemberdayaan pelaku UMKM agar naik kelas. “Pelaku UMKM sangat penting untuk melek digital, sudah saatnya.

Apalagi Indonesia dan dunia sudah masuk dalam masa New Normal terkait Covid-19. Saat masa New Normal ini sangat penting bagi pelaku UMKM melakukan pemasaran produknya secara online,” tambahnya.

Dia juga berharap agar para pelaku UMKM bisa memanfaatkan Banpres Program Produktif. Karena dengan bantuan ini menurutnya usaha mikro di Kabupaten dapat lebih tumbuh dan meningkatkan kesejahteraannya.

Hanya saja memang, dirinya menyampaikan beberapa kendala terkait input data para pelaku UMKM ini. Rahmat mengaku sudah menyampaiakan beberapa kendala tersebut pada Bupati, dan pelaksaanaan input data usaha mikro diintruksikan Bupati untuk dibantu pihak Disdikbud.

“Disdikbud nanti akan menyediakan ruangan atau lab komputer, yang ada di sekolah-sekolah. Sedangkan untuk petugas operator, Bupati menginstruksikan agar perangkat Daerah dapat mengirimkan perwakilannya untuk membantu proses pengumpulan data usaha mikro, yang mana batas waktu pengumpulan data hingga akhir bulan ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bantuan dari Presiden itu sebagai stimulus permodalan bagi UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Pasalnya, selama pandemi banyak pelaku UMKM yang tidak bisa berjulan hingga omzet turun drastis. “Dengan adanya bantuan dari Presiden ini, para pelaku UMKM bisa terbantu,” ujarnya.

Dia menyebut para pelaku UMKM akan mendapat bantuan Rp 2.400.000. “Data tersebut nantinya akan di Verifikasi lagi oleh pihak Kementrian Koperasi dan UMKM, apakah berhak atau tidaknya mendapatkan bantuan tersebut. Karena salah satu persyaratannya yaitu pelaku UMKM tersebut belum pernah menerima bantuan lainya,” ungkapnya.

Dia mengimbau bagi UMKM yang berminat mendapat bantuan itu agar datang langsung ke kantor DKUPP Subang Jl KS Tubun, Jl. K.S Tubun Cigadung Kec. Subang 41211 085220769707. Selain itu, mereka yang berminat agar membawa persyaratan seperti dokumen usaha, NIK KTP dan nomor rekening. “UMKM bisa mendaftarkan diri dan harus sesegera mungkin, mengingat paling lambat akhir bulan Agustus 2020 harus sudah dikirim data nya ke Kementrian,” ujarnya.

Dia menjelaskan pihak DKUPP hanya mengusulkan data UMKM. Pasalnya, bantuan itu akan diterima langsung UMKM melalui rekeningnya masing-masing. “Bantuan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menambah modal usaha,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM, Dirwaman (50) mengaku selama pandemi ini mengalami penurunan omzet yang cukup drastis, terlebih sejak diliburkannya sekolah. “Biasanya jualan es di sekolah-sekolah, kalo libur gini ya pendapatan kurang,” ujarnya.
Sebelumnya, diberitakan DKUPP Subang mengusulkan 29.300 pelaku UMKM terdampak pandemi Covid-19, untuk mendapat bantuan Presiden (Banpres) berupa modal usaha.(idr/sep)