SUBANG  

DPRD, KONI dan Disparpora Bahas Persiapan Porprov Jabar 2022

SUBANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang melalui komisi 4, memanggil Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Subang, guna mengetahui persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2022. Pasalnya, perhelatan Porprov 2022 akan digelar di Bulan September 2022. Hal tersebut, membutuhkan kesiapan yang matang. Mulai dari kesiapan atlet, sarana dan prasarana, hingga anggaran.

Hearing dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Subang, Ujang Sumarna didampingi sejumlah anggota Komisi IV DPRD Subang lainnya. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Subang Hendra Purnawan, Ketua Umum KONI Kabupaten Subang, Asep Rochman Dimyati beserta jajaran pengurus KONI lainnya. Kadisparpora Subang Tatang Supriyatna dan tiga cabang olahraga (Cabor) anggota KONI Kabupaten Subang, FAJI Subang, Korfboll, dan Wushu.

Ketua Komisi 4 DPRD Subang Ujang Sumarna mengatakan, DPRD mengundang KONI dan Disparpora Subang guna memastikan kesiapan Porprov 2022. Kabupaten Subang yang menjadi tuan rumah sebanyak 17 cabor, sudah sampai mana kesiapannya. “Kita menerima saran dan masukan. Kita juga harus mengetahui kesiapan Subang seperti apa?” kata Sumarna.

Sumarna menjelaskan, pelaksanaan Porprov akan digelar di bulan September 2022. DPRD menyarankan kepada KONI Subang agar menyiapkan atlet yang berlaga. Jika atlet tidak siap, maka jangan dipaksakan dalam salah satu cabor. “Harus dipastikan, dalam satu cabor atletnya tidak memenuhi standar dalam pertandingan porprov, maka cabor tersebut jangan diikutsertakan. Jadi jangan asal mengikutsertakan cabor. Tapi syukur-syukur KONI sudah menyiapkan atlet sesuai dengan standar dan mumpuni,” jelasnya.

Mengenai standar atlet, cabor dan venue, Sumarna menuturkan, DPRD akan turun tangan meninjau. Dalam Dua pekan ke depan, evaluasi tersebut dilakukan, sehingga kesiapan pemerintah daerah untuk menjadi tuan rumah bisa terlihat dan terukur. “Dari sekarang selama dua pekan ke depan, kita akan melakukan evaluasi. Baik atlet, cabor, venue dan lainnya. Saya pun akan turun ke lapangan meninjau,” tuturnya.

Pelaksanaan Porprov, DPRD meminta kepada atlet harus menjaga semagat. Jangan juga terus menerus melihat anggaran dalam pelaksnaan. Sampai saat ini, kebutuhan anggaran sedang dilakukan penghitungan oleh lintas sektor terkait. “Harus semangat, meskipun anggarannya belum muncul,” katanya.

Terkait optimalisasi anggaran yang ada saat ini, ada atlet-atlet di Cabor yang kurang berpotensi untuk meraih medali. Ujang berpesan agar KONI Subang tegas untuk tidak mengirimkannya di dalam kontingen Subang.

“Bukan berarti kita mengesampingkan pembinaan atlet yang ada, tapi fokus hari ini pada sebuah prestasi dalam Porprov Jabar 2022, apalagi target 10 besar. Tentunya kita optimis bersama-sama untuk dapat meraihnya,” tegasnya.

Sumarna akan menyurati Bupati Subang agar untuk anggaran pelaksanaan Porprov tersebut bisa dimaksimalkan. Apakah itu nantinya bersumber dari CSR dari perusahaan. Bantuan dari Porvinsi ataupun dari APBD. “Kita segera menyurati Bupati Subang akan hal ini,” ungkapnya.

Mengenai kesiapan venue dan sarana prasarana, DPRD meminta dalam waktu dekat harus sudah siap. Minimal Dua bulan sebelum pelaksanaan Porprov 2022, harus sudah siap. “Metode venue dibangun, sewa bangunan atau lainnya harus sudah siap Dua bulan sebelum pelaksanan,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Subang, Asep Rochman Dimyati mengungkapkan, selama dua tahun lebih menjabat sebagai Ketua Umum KONI Subang, Pemkab dan DPRD Subang sangatlah mendukung kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Subang. Hal tersebut terlihat dari postur anggaran yang diberikan sejak tahun 2020 lalu Rp10 miliar 2020 melalui ABT, 2021 Rp25 miliar yang diterima dua tahap. Saat ini, Tahun 2022 Rp35 miliar. “Tinggal kami saat ini memberikan yang terbaik baik dari segi pembinaan dan prestasi, terutama Porprov Jabar tahun 2022 demi nama baik Kabupaten Subang,” ungkap Pria yang akrab disapa ARD dalam paparannya.

ARD pun mengapresiasi atas undangan jajak pendapat dari DPRD Subang yang diinisiasi oleh Ketua Komisi IV Ujang Sumarna ini. Apa yang menjadi keinginan KONI Subang dapat tersampaikan ke DPRD. Apa yang menjadi kekurangan-kekurangannya untuk persiapan Porprov Jabar 2022 ini dapat didengar langsung DPRD. “Perlu yang namanya kolaborasi yang sinergitas yang luar bisa untuk menyukseskan Porprov Jabar ini, baik sebagai tuan rumah dan pengiriman kontingen ke Sembilan kabupaten yang ada di Jabar,” ujar ARD.

Dari hasil pertemuan ini, DPRD Subang sebagai dewan pengawas anggaran ada keinginan untuk memberikan rekomendasi kepada eksekutif, untuk diupayakan adanya tambahan anggaran dalam menghadapi Porprov Jabar.

“Kami akan menjalankan juga apa yang menjadi amanat Komisi IV ini, agar lebih merasionalisasikan terkait cabor dan atlet yang tidak berprestasi untuk porprov ke depan tidak dikirim dalam kontingen. Pertemuan ini antara KONI, Disparpora, dan DPRD Subang ini bentuk ikhtiar kita untuk suksesi Porprov Jabar,” imbuhnya.

ARD menegaskan, Suksesi Poprov ini merupakan tanggung jawab bersama. “Pada pelaksanaan Porprov Jabar ini ada sebuah potensi luar biasa. Bukan hanya sekedar prestasi yang kita kejar, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat Subang. Pada pelaksanaanya, akan ada atlet, pelatih, official pendukung yang akan masuk di Kabupaten Subang dari kabupaten/kota lainnya. “Semua itu, akan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sisi pariwisata, transportasi, hotel, UMKM, restoran, medis, sarana dan prasarana  yang ada,” jelasnya.

Ia mengajak kepada seluruh komponen, baik internal KONI, pelatih, atlet cabor, sesuai yang diamanatkan Komisi IV DPRD Subang, adanya  keterbatasan anggaran bukan menjadi penghalang untuk berprestasi. Tetapi dengan semangat  juang dan jiwa patriotisme olahraga bisa membawa nama baik kabupaten Subang harum di kancah olahraga di Jawa Barat.

“Saya berharap ini menjadi spirit buat atlet, agar menjadi berprestasi tidak tersandra oleh anggaran. Hasil studi banding ke KONI kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Kesejahteraan atlet, berikut bantuan cabor kabupaten Subang merupakan Kabupaten tertinggi di Jabar,” terangnya.

Terakhir, ARD menambahkan, terkait pengukuhan atlet kontingen Subang, akan menungu dari satlak dan binpres. Ada usulan untuk menentukan atlet yang bakal dikirimkan. |Kan perlu penuh kajian dan penilain rapor dari mutu atlet tersebut. Yang jelas itu sedang proses dan kita akan segera kukuhkan dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.(ygo/ysp/vry)