Duh, 11 dari 30 Orang Positif Rapid Test Terdeteksi dari Puskesmas Kasomalang

PRESCON: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang, Nunung Syuhaeri, Senin (27/4) di Posko Gugus Tugas. YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dari beberapa ribu orang yang mengikuti rapid test pada gelombang kedua di Kabupaten Subang, terjaring 30 orang yang tercatat positif rapid test. 30 Orang tersebut langsung mendapat penanganan di ruang isolasi eks gedung Akper Subang.

Dijelaskan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Subang, dr Nunung Syuhaeri 30 orang tersebut langsung melakukan test swab untuk mengkonfirmasi apakah positif Covid-19 atau tidak.

“Iya hasil yang kemarin rapid test, 30 orang terjaring positif. Sudah diisolasi di bangunan eks Akper Kabupaten Subang,” jelas dr Nunung Syuhaeri, Senin (27/4).

Dr Nunung juga membenarkan, bahwa dari ke 30 orang positif rapid test tersebut, 11 orang diantaranya berasal dari Puskesmas Kasomalang. Meski demikian, dr Nunung berpesan kepada masyatakat untuk tidak khawatir dan panik berlebih, nemun bukan berarti tidak waspada. “Kita waspada saja. Tidak usah panik dan kahawatir berlebih. Sekali lagi saya tekankan virus Covid-19 adalah penyakit yang bisa disembuhkan,” tambahnya.

Saat ditanyai apakah ada hubungannya dengan pasien PDP yang meninggal tempo hari di Kasomalang, dr Nunung menjawab, masih belum bisa dipastikan. Menurutnya, 30 orang yang terjaring positif rapid test hari ini mulai dilakukan tes swab.

Dr Nunung menjelaskan, jika ada kemungkinan lonjakan lagi pasien positif Covid-19 setelah diadakan swab test, pada kesempatan tersebut dia menegaskan kesiapan gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Subang. Terutama mempersiapkan ruang isolasi tambahan, dan kemungkinan membuka rumah sakit darurat.

“Iya itu juga menjadi pertimbangan kami, sekarang kami akan rapatkan,” pungkasnya.
Satu orang yang sebelumnya positif berhasil sembuh dari Covid-19. Dia telah menjalani pemeriksaan SWAB yang kedua hasilnya negatif. “Ada kabar gembira, ada satu orang sudah menjalani SWAB yang kedua dan hasilnya negatif. Yang bersangkutan sudah dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Dia mengatakan, berdasarkan hasil SWAB pertama yang bersangkutan positif Covid-19. Kemudian hasil SWAB kedua hasilnya negatif. Nunung menuturkan, telah menelpon langsung ke yang bersangkutan. Dia memberitahu kondisinya sehat dan saat ini sedang isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. “Saya sudah telpon langsung, kondisinya sehat,” ujarnya.

Dia mengatakan, setelah menjalani isolasi mandiri akan mengajak yang bersangkutan untuk berbagai cerita untuk memberikan motivasi kepada masyarakat bahwa Covid-19 bisa disembuhkan.

Sementara itu hingga saat ini kasus positif Covid-19 masih sebanyak 18 kasus. Dari jumlah itu sebanyak 1 orang sembuh, 2 orang meninggal dan 15 orang masih dalam perawatan.

Dari 15 orang tersebut di antaranya dirawat di RSUD Subang sebanyak 9 orang, di rumah sakit di Bandung 1 orang dan isolasi mandiri di rumah sebanyak 5 orang. Saat ini yang 15 orang tersebut masih menunggu hasil SWAB kedua yang belum keluar.(idr/ysp/vry)