Empat Desa di Kecamatan Kalijati Mulai Salurkan BLT Dana Desa

SERAH TERIMA: Anggota Bhabinkamtibmas ikut serta menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa kepada warga Desa Kotasari. YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Sebanyak 4 Desa di Kecamatan Kalijati kompak salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19. Adapun desa-desa tersebut adalah Desa Ciruluk, Desa Tanggulun Barat, Desa Banggala Mulya, dan Desa Caracas.

Dijelaskan Pendamping Desa di Kalijati Aan Supriatna, dari 10 desa di Kalijati baru 4 desa yang menyalurkan BLT DD. Untuk 6 desa lainnya masih dalam proses dan akan segera di salurkan menyusul 4 desa tersebut. “Iya baru 4 desa, paling minggu-minggu ini yang lainnya menyusul,” jelas Aan.

Kepala Desa Ciruluk Dede Dermawan SE, menjelaskan bahwa di desanya sekitar 108 kepala keluarga mendapatkan BLT DD masing-masing sebesar Rp600.000. Dana tersebut bersumber dari 25 persen DD yang diperoleh Desa Ciruluk. “Sudah dibagikan langsung ke rumah masing-masing penerima BLT DD tersebut,” jelasnya.

Dia berharap bahwa bantuan tersebut bisa meringankan warganya yang terdampak Covid-19. Ia menjamin bahwa bantuan yang tersedia dari berbagai sumber bantuan itu disalurkan dengan tepat dan cepat sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal yang sama dilakukan oleh Pemdes Kotasari. Bantuan yang disalurkan bagi warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 ini, telah dilakukan sejak Rabu (6/5). “Betul, bantuanya sudah disalurkan pada Rabu, mengcover 104 KK di Desa Kotasari,” ucap Kepala Desa Kotasari Sulaeman.

Ia menyampaikan, Pemerintah Desa Kotasari menganggarkan dana Rp 187 juta dari Dana Desa untuk menyediakan dana BLT bagi 104 KK selama 3 bulan kedepan. “Sesuai teknis, akan dibagikan pada warga yang sudah kami verifikasi untuk 3 bulan kedepan,” tambahnya.

Sulaeman menambahkan, saat ini baru bantuan dari Bantuan Gubernur Jawa Barat dan dana desa yang telah disalurkan.mengenai bantuan lain seperti dari Kementrian Sosial maupun dari kabupaten Subang belum diterima oleh pihak Pemerintah desa. “Belum ada informasi si untuk 2 bantuan lainnya kami masih menunggu informasinya,” jelasnya.

Namun ia berharap untuk bantuan yang telah disalurkan sebanyak 206 KK dari dua sumber bantuan diatas dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan dan terkena dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. “Mudah-mudahan mereka dikuatkan dan kedepan jalan rezekinya bisa kembali terbuka dan bisa survive lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dispemdes) Subang, H Nana Mulyana menegaskan ada sanksi bagi desa yang tidak menganggarkan BLT DD berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 40 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana Desa. “Sanksinya bila desa tidak menganggarkan atau menyalurkan BLT DD, maka Dana Desa Tahap III-nya tidak akan bisa disalurkan,” tegasnya.

Nana juga meminta seluruh kepala desa agar menganggarkan dan segera merealisasikan BLT DD untuk warga terdampak korona covid 19. “Terutama BLT DD, kalau tidak cukup di DD Tahap I, dapat menyalurkan di DD Tahap II,” jelasnya lagi.

Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Kementerian Desa (Kemendes) telah menyiapkan skema pemberian Bantuan Langsung Tunai atau BLT untuk warga terdampak Covid-19, dengan sumber anggaran dari Dana Desa.(idr/ygi/sep)