Harga Sayuran Mulai Turun, Masyarakat Ingin Tetap Stabil

BELUM STABIL: Sejumlah harga sayuran di Pasar Tradisional Pamanukan mengalami penurunan harga. Namun harga tersebut belum sepenuhnya stabil. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

PAMANUKAN– Harga sayuran di Pasar Inpres Pamanukan mulai mengalami penurunan harga pasca melonjak tinggi sebelum hingga hari kedua bulan Ramadan. Meski harga sudah turun, namun pedagang menuturkan harga tersebut belum bisa dikatakan stabil.

Salah satu pedagang sayur Raswin menuturkan, yang paling terasa adalah kenaikan bawang putih yang kemarin mencapai harga Rp 80.000/kg. Namun saat ini harga kembali turun menjadi Rp 45.000/kg.

“Sekarang bawang putih sudah mulai turun lagi, kalau kemarin di tv sekitar Rp 100.000/kg disini hanya Rp 80.000/kg. Tapi sekarang mulai turun meski belum stabil,” ucap Raswin, kemarin (9/5) saat ditemui di kios miliknya.

Raswin menyebutkan sayuran yang masih alami kenaikan diantaranya Timun Rp 11.000/kg dari yang biasanya Rp 8000-9000/kg. Lalu ada, Sosin naik yang naik Rp 10.000/kg dari yang biasanya Rp 6.000/kg.

“Timun kalau puasa ini memang tren nya suka naik, sosin juga sekarang naik,” bebernya.
Raswin menuturkan untuk saat ini, ketersediaan stok sayuran bisa dikataan cukup. Apalagi dengan mulai turunnya beragam harga sayuran. Meski begitu, ia berharap harga sayuran bisa terus turun dan stabil sehingga bisa memancing pembeli untuk kembali berdatangan ke Pasar Tradisional.

Sementara itu, Maemunah salah satu pembeli menuturkan, naiknya beberapa bahan bumbu serta sayuran cukup memberatkan konsumen. Namun ia bersyukur perlahan harga mulai kembali turun.

“Pasti berat ya, awal puasa harga pada naik, belum lagi telur juga daging ayam naik, ini sayuran naik. Pasti berat lah. Tapi ini sudah mulai sedikit-sedikit turun, bagus juga,” jelasnya. (ygi/dan)

BACA JUGA:  Harga Padi Anjlok, Hasil Panen Menurun