Hari Aids Sedunia, WAPA PANTURA Dikunjungi Dewan Pertimbangan PROPER

Foto Bersama Dewan Pertimbangan PROPER bersama pihak Pertamina, WAPA, dan Stakeholders.

SUBANG-Bertepatan dengan hari AIDS sedunia, program PANTURA (Pasukan Anti Penularan HIV AIDS) binaan CSR Pertamina Asset 3 Subang Field dikunjungi oleh Dewan Pertimbangan PROPER yang diselenggarakan oleh  Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (KLHK) Republik Indonesia, Sabtu (1/12).

Program PANTURA ini dilaksanakan oleh organisasi WAPA Pantura (Warga Peduli Aids) di Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang.

PROPER  merupakan salah satu penilaian KLHK terhadap kinerja perusahaan baik dalam pengelolaan lingkungan maupun tanggung jawab perusahaan (CSR) Perusahaan.

Tahapan PROPER yang sudah terlaksana yaitu pengumpulan dokumen (yang mewakili penilaian lingkungan dan program CSR), presentasi, dan yang terakhir adalah visitasi untuk perusahaan yang menjadi kandidat emas.

Tahun ini CSR PT Pertamina Asset 3 Subang Field mengusungkan tiga program unggulan pada PROPER yaitu PANTURA (Pasukan Anti Penularan HIV AIDS), PELITA (Pendidikan Lingkungan Untuk Anak), dan MELINTANG (Masyarakat Peduli Aalam Puntang).

Kunjungan yang dilakukan Dewan Pertimbangan PROPER kali ini diwakili oleh Ir. Sigit Reliantoro, M.Sc selaku Ketua Sekretariat PROPER KLHK dan didampingi dua orang blogger Kompasiana yaitu  Ngesti Setyo Moerni dan Maria G Soemitro.

Program PANTURA yang menjadi penilaian Dewan Pertimbangan PROPER ini sudah dilaksanakan dan dirancang sedemikian rupa melalui tiga judul kegiatan besar yakni KISAH Pantura (Klinik Sahabat Pantura), KASIH Pantura (Kampung Edukasi Pencegahan HIV/AIDS), dan OEMAH NGARIUNG (outlet untuk pusat kegiatan ekonomi).

Program ini dikemas untuk menuntaskan beberapa permasalahan yaitu dalam bidang kesehatan, edukasi, dan ekonomi. WAPA sebagai organisasi pelaksana program PANTURA kini beranggotakan sejumlah 27 orang. Mengedukasi masyarakat sekitar wilayah Pantura adalah misi utama WAPA dalam mewujudkan penurunan angka penularan HIV AIDS.

Kini sudah ada lebih dari 7.000 orang di Subang, khususnya di wilayah sekitar Pantura yang teredukasi tentang bahaya dan cara pencegahan penularan HIV AIDS.  Selain itu sudah terdapat 538 orang yang terlayani pengecekan VCT, 58 orang yang terlayani pengobatan ARV dan konseling, serta 5 orang ODHA binaan WAPA yang dibimbing dalam pemberdayaan ekonomi.

BACA JUGA:  Lantik Ratusan Pejabat, Ini Harapan Ating Rusnatim

Semua pencapaian ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak salah satunya oleh Dinas Kesehatan Subang yang bekerjasama dengan Pertamina dan WAPA dalam mengawal perencanaan serta pelaksanaan program.

Pertamina dan WAPA Pantura sendiri tentunya mendapat apresiasi yang sangat besar dari Dewan PROPER  karena telah berhasil melaksanakan program PANTURA yang dengan isu menarik serta menjadi program CSR pertama dalam bidang pencegahan penularan HIV AIDS dan pemberdayaan ODHA di Kabupaten Subang.

Banyak stakeholder yang hadir saat kunjungan Dewan PROPER. Mulai Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Puskesmas Pamanukan,  Pemerintahan Desa, LSM KDS, dan lain-lain. Mereka semua turut menyatukan pendapat untuk memberikan sinergi terbaik dalam menjalankan program PANTURA ke depannya.(adv/ysp)