Ikut Bimtek Bisa Ngopi Bareng Bupati

BIMTEK KAPASITAS: Para Kepala Desa seKabupaten Subang saat bersama Bupati Subang H. Rumihat, pada kegiatan peningkatan kapasitas kepala desa, di Ciater, Senin dan Selasa (25-26/2). INDRAWAN/PASUNDAN EKSPRES

DAWUAN-Diselenggarakannya peningkatan kapasitas dan pelatihan program bagi kepala desa tahun anggaran 2019 selama dua hari lalu di Ciater, yang diselenggarakan Dispemdes Subang memiliki kesan-kesan tertentu bagi para kepala desa yang mengikutinya.

Melalui kegiatan tersebut membuka wawasan baru, tentang pengelolaan pemerintahan desa. Karena kali pertama menjabat sebagai kepala desa, seperti Kepala Desa Tanggulun Barat Wawan. Apalagi bisa asik karena bisa ngobrol dan ngopi bersama dengan Bupati Subang H. Ruhimat.

Sebagai Kepala Desa baru, tentu saja peningkatan kapasitas dan pelatihan program bagi kepala desa tahun ini, dirasakan banyak manfaat oleh Wawan.

Selain membuka cakrawala pengetahuannya, dia mengaku juga pemahaman terhadap kewenangan dan batasan kewenangan sebagai kepala desa bertambah.

“Banyak bahasan terutama menjadi penting bagi saya, ketika materi yang berhubungan dengan penekanan perencanaan pembangunan dan penyalahgunaan wewenang itu membuka pengetahuan khususnya bagi saya yang baru menjabat sebagai kepala desa,” ujar Kepala Desa Tanggulun Barat itu.

Berbeda dengan Kepala Desa Rawalele Uju Juanda yang sudah menjabat sebagai kepala desa selama tiga periode itu malah merasa momen terbaiknya dia dapati ketika bisa ngopi bersama dengan bupati, sambil berbincang ringan. Kesempatan itulah yang dia tidak sia-siakan untuk menumpahkan segala aspirasinya sebagai kepala desa.

“Dalam momen yang tidak biasa seperti ngopi bareng itu lebih santai, tidak ada batasan protokoler, yang biasanya kita mau audiensi sulit menemukan waktu karena biasanya bupati sibuk, sekarang bisa ngobrol nyantai sambil ngopi, itu jarang ada dalam setiap Bimtek Kades selama saya jadi Kades,” jelas Uju Juanda.

Uju menilai bahwa upaya peningkatan kapasitas kepala desa dan perencanaan program kemarin tidak semata-mata hanya urusan teknis saja, lebih jauh dari itu dia mengaku hal demikian menjadi penting untuk meningkatkan, serta menjaga komunikasi setiap tingkatan pemerintahaan demi terwujudnya pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. (idr/dan)