ISNU Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyebar Selebaran Ujaran Kebencian

PENDALAMAN: Pihak Kepolisian Resort Subang tengah mendalami kejadian penyebaran selebaran yang berisi hinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Selebaran yang berisi hinaan kepada Nabi Muhammad SAW, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan pendalaman dan penyelidikan.

Penemuan selebaran yang berserakan dan terekam di CCTV, yang bertuliskan kata-kata kasar terhadap Nabi Muhammad SAW, yang diunggah oleh salah satu pemilik akun facebook pada hari Selasa (17/3).

Dari remakaman CCTV itu, terlihat ada orang yang menyebarkan selebaran di jalur Otista Subang yang bertuliskan kata-kata kasar terhadap Nabi Muhammad SAW,

Ketua ISNU (Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama) Kabupaten Subang Surayna S.HI mengatakan, dirinya mendengar kabar bahwasnya ada selebaran-selebaran tersebut.

Pihaknya meminta agar masyarakat Subang waspada dikarenakan selebaran itu, bisa saja dilakukan untuk memprovokasi menjelang bulan Ramadhan seperti mengadu domba dan memecah belah umat islam.

Memecah belah dan provokasi umat Islam

“Ya diduga ini menjadi provokasi untuk memecah belah umat islam menjelang bulan Ramadhan nanti. Untuk itu, kita harus tenang dan jangan mau terprovkasi kita serahkan saja kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Dijelaskan Suryana, pihaknya mendesak pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku dengan sesegera mungkin, dan bisa mengusut tuntas. Sehingga bisa diketahui motif sesungguhnya pelaku penyebaran selebaran itu.

“Kami mendesak kepada pihak kepolsian agar segera mungkin mengusut hal ini,” imbuhnya.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Subang Drs. H. Abdurohim mengatakan, mengenai selebaran tesebut, dirinya belum melihat secara jelas, hanya baru melihat dari media sosial.

Namun jika benar hal tesebut ada, maka pihaknya akan berkordinasi dengan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Subang, untuk berbicara ini.

“Ya kita akan berkordinasi dengan MUI dan apakah akan ada fatwa atau tidak,” katanya.

Dijelaskan Abdurohim, pihaknya juga akan melibatkan PAKEM dari Kejaksaan Negeri Subang, baru nantinya bisa di ambil tindakan, ” ya kita ingin kejelasan dulu, jika sudah jelas ada pelakunya, motifnya seperti apa, baru kita ambil tindakan,” tuturnya.

Sementara itu Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani mengatakan, pihaknya sedang mendalami kejadian ditemukan nya selebaran yang berceceran di Jalan Otista Subang tersebut.

Dan pihaknya sedang melakukan pengecekan terhadap CCTV yang ada di sekitar, bahkan pihaknya sudah melakukan investigasi ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk hal terebut pihaknya meminta masyarakat Subang agar tenang dan jangan terprovokasi.

“Ya sudah kita lakukan pengecekan , kita sedang dalami perkara ini,” tukasnya.(ygo/dan)