Kantor Pos Distribusikan Bantuan Sosial dari Gubernur Jabar, Target 15 Hari untuk 31.000 Kepala Keluarga

CEK KESIAPAN: Manager Operasional Kantor Pos Subang, Agus Solihudin (kiri) mengecek kesiapan petugas sebelum mengirimkan bantuan ke masyarakat di Kantor Pos Subang, Selasa (28/4). YUSUP SUPARMAN/PASUNDAN EKSPRES

Kantor Pos Subang kini tengah disibukan mendistribusikan bantuan sosial terdampak Covid-19 yang bersumber dari Pemrov Jawa Barat. Berdasarkan data, ada 31 ribu Kepala Keluarga (KK) di Subang yang mendapatkan bantuan tersebut.

Manager Operasional Kantor Pos Subang, Agus Solihudin mengatakan, dalam hal ini Kantor Pos hanya berperan melakukan pendistribusian bantuan saja. Pola kerja pengiriman sama seperti rutinitas seperti biasa. “Polanya seperti kurir seperti biasanya. Ada nama, ada penerima langsung kita serahkan,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres, ditemui di Kantor Pos Subang, Selasa (28/4).

Dia mengatakan, ada 100 orang yang dilibatkan untuk pengiriman bantuan tersebut. Terdiri dari 60 kurir Kantor Pos dan 40 ojeg online termasuk pekerja harian lepas (PHL). “Kami melibatkan ojol dan pekerja harian lepas untuk mempermudah dan mempercepat pendistribusian bantuan ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, untuk pengerjaan pengiriman bantuan secara keseluruhan kepada 31 ribu KK ini ditargetkan bisa selesai dalam waktu 15 hari. Namun bisa jadi bisa lebih cepat.
Agus menyampaikan, dalam satu hari proses pengiriman bisa sampai, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Kita sudah jadwal, kalau hari itu misalnya dijadwal kita kirim ke Kelurahan Karanganyar, hari itu juga sampai,” ujarnya.

Satu kurir satu kali pengiriman dengan menggunakan kendaraan bermotor bisa mengangkut hingga tiga paket.. Bantuan yang dibawa berupa sembako terdiri dari beras 10 kg, makanan kaleng 4 buah, terigu 1 kg, vitamin C satu paket, mie instans 16 bungkus dan ditambah uang tunai Rp150 ribu.

Untuk memudahkan dan mempercepat pengiriman, Kantor Pos juga menyiapkan drop point berjalan menggunakan mobil. “Kita antarkan door to door ke penerima berdasarkan arahan dari pak Gubernur, agar penerima di rumah saja, biar kita yang antar,” ujarnya.

Saat mengirimkan bantuan tersebut, para kurir tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, menggunakan sarung tangan, menjaga jarak, dan membawa handsanitizer. “Kami selalu ingatkan untuk memakai APD lengkap,” ujarnya.

Sementara itu, pendistribusian bansos tersebut dimulai sejak Minggu (26/4). Dilepas oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi didampingi Dandim 0605 Subang Letkol Arh Edi Maryono, Kepala Cabang Kantor Pos Subang Dadang Hendrawan.(ysp/vry)