Keluarga Fahmi Gandeng Advokat Laporkan Pelaku Pemukulan 

kasus pemukulan anak di karawang
USEP SAEPULOH/PASUNDAN EKSPRES KORBAN PEMUKULAN: Fahmi Azkia Ahmal (14) warga Kampung Krajan RT02/02 Cariu Bandung Desa Wancimekar menjadi korban pemukulan.

KARAWANG-Plakkk!!!, satu pukulan mendarat di pipi kiri Fahmi Azkia Ahmal (14) warga Kampung Krajan RT02/02 Cariu Bandung Desa Wancimekar. Pemukulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh salah seorang warga Desa Pucung berinisial P ini, sempat mengundang kericuhan di rumah korban.

P hampir menjadi bulan-bulanan warga sekitar dan dikejar sampai ke Polsek Kotabaru. Pasalnya, setelah mendapatkan tamparan dari P, korban dibawa ke orangtuanya oleh P sendiri.

“Si P ini datang nggak sopan. Dia teriak-teriak dan marah-marah sambil bawa Fahmi. Pas saya lihat langsung saya menghampiri dan coba tenangin P. Karena waktu itu yang di rumah hanya ibu Fahmi,” ujar Ketua RT setempat, Firman.

Melihat wajah anaknya memerah karena bekas pukulan, kata Firman, ibunya langsung lari memberi tahu ayah Fahmi yang sedang pengajian di masjid. “Ayahnya Fahmi juga langsung emosi tapi masih berhasil saya halangi,” ujarnya.

Semakin lama, warga semakin banyak yang berdatangan. Situasi semakin ricuh. Tidak hanya saudara dan keluarga Fahmi, masyarakat yang mendengar kabar tersebut juga merasa kesal atas perlakuan P terhadap Fahmi sehingga P hampir menjadi bulan-bulanan warga sekitar.

“Untungnya masih ada kakaknya Fahmi yang gak kepancing emosi. Dia tetap memperlakukan baik P dan menahan semua orang yang hendak memukul P. Pagar besi langsung ditutup dan dikunci, jadi warga gak bisa masuk,” jelas Firman.