Kemas Soroti Jual Beli Lahan Negara, Dorong Pemda Untuk Penertiban

Penggagas Kemas, Asep Iwan.

SUBANG-Keberadaan lahan milik negara yang digarap oleh PTPN VIII dan Perhutani di Kabupaten Subang, diduga banyak dikuasai oleh perorangan dan korporasi untuk kepenting pribadi. Hal itu disebabkan tidak adanya campur tangan pemerintah daerah dalam menertibkan lahan negara tersebut.

Penggagas Koalisi Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat (Kemas) Kabupaten Subang, Asep Iwan mengatakan mengapa banyak terjadi sewa menyewa lahan yang dilakukan secara perorangan ataupun korporasi lantaran tidak adanya campur tangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Seharusnya, pemerintah daerah memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa lahan seperti milik Perhutani, PTPN dan lainnya bisa digarap (bukan untuk dimiliki). “Harus ada perhatian terhadap masyarakat atau petani yang menggarap lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) atau pun lahan HGU. Sehingga tidak ada penguasan lahan bahkan diperjual belikan dengan sistem sewa menyewa. Dan jika dilakukan edukasi tersebut maka masyarakat pastinya bisa paham,” katanya.

BACA JUGA:  Disiplin Pegawai Jadi Prioritas UPTD Pendidikan Kalijati

Ia mengaku sudah pernah melakukan beberapa kali audiensi dengan Pemkab Subang. Namun pihak Pemkab belum bisa menunjukan lahan mana saja yang bisa digarap untuk masyarakat Subang.