Kerap Terjadi Kecelakaan,Warga Kampung Sukamanah Minta Perbaikan Jalan Lama

TERBALIK: Sebuah truk muatan semen 8 ton terbalik lantaran tidak kuat menanjak di tanjakan sabrino Cijambe. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

CIJAMBE-Setelah kembali menelan korban, warga Cijambe tepatnya di Kampung Sukamanah, Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe yang berdekatan dengan tanjakan sabrino mendesak pemerintah setempat untuk memperbaiki jalan lama. Pasalnya, jalan lama dinilai tidak terlalu memiliki kemiringan yang ekstrim dibanding dengan jalan baru.

Hal tersebut dikemukakan oleh Rahmat mantan Ketua RW di Kampung Sukamanah. Dia mengungkapan sudah kerap mengajukan perbaikan jalan lama, yang semula tertutup longsor, lantaran dianggap lebih aman dibanding dengan jalan baru yang melalui tanjakan sabrino.

“Ini kemiringannya extreme, dan kerap terjadi kecelakaan, setiap tahun ada 3 hingga 5 kali kecelakaan disini, bahkan beberapa tahun lalu ada mobil yang tidak kuat nanjak, mundur lagi sampai menimpa sekitar dua unit rumah,” ungkapnya.

Jalan lama dulu sempat ditutup karena pernah terjadi longsor, namun sekarang menurut Rahmat sudah diperbaiki urugan longsoran tanahnya juga sudah dibersihkan, tinggal jalannya saja diperbaiki karena jalan lama tersebut rusaknya parah. “Kalau jalan lama tidak terlalu ekstrim kemiringannya, biasanya juga begitu truk-truk pengangkut materi atau muatan diatas 5 ton suka lewat bawah (jalan lama),” tambahnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh anggota Polsek Cijambe, Aipda Cecep Kurnia. Jalur baru melalui tanjakan sabrino kerap terjadi kecelakaan, karena secara kontur jalan dan tanjakan yang curam dan berkelok menjadi salah satu faktor sering terjadinya kecelakaan di jalur tersebut. “Iya sering, yang terbaru ini paling yang truk pengangkut semen dari Purwakarta,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi pada Camat Cijambe, Agung Nugroho mengungkapkan dengan seringnya terjadi kecelakaan di sana maka pihaknya akan mengusulkan dana kewilayahan tahun 2021 untuk dibangunkan kembali jalan. “Iya dari laporan warga memang sering terjadi kecelakaan. Warga dari 4 desa juga sudah mengusulkan pembangunan jalan utama yang menghubungkan desa Cimenteng-Cikadu-Bantarsari-Cirangkong-Cijambe untuk menghindari tanjakan tersebut pada Musrenbang lalu,” jelasnya.

Bukan hanya jalan utama yang sempat anjlok yang diusulkan masyarakat, beberapa jalan kabupaten di Kecamatan Cijambe yang kondisinya sudah rusak parah juga diusulkan untuk perbaikan. Sebagian bahkan menurut Agung sudah diusulkan dan akan segera direalisasikan.

“Ada pekerjaan yang akan direalisasikan dari anggaran APBD pemasangan bronjong jalan cijambe-cirangkong, dan pemasangan pagar pengaman, masing-masing nilainya 200 juta,” pungkas agung.(idr/sep)