Keren!! Smart Desa Bisa Cegah Ajuan Anggaran Fiktif

Smart Desa adalah
YUGO EROSPRI/ PASUNDAN EKSPRES KAJIAN: Kepala desa bersama unsur Kemendes, Diskominfo dan Kejari Subang berdiskusi tentang rencana penerapan Desa Digital.

SUBANG-Kabupaten Subang mencanangkan menerapkan Desa Digital untuk mewujudkan Smart Desa. Penerapan Desa Digital, dinilai bisa meminimalisir pengajuan atau proposal dari desa yang fiktif. Pasalnya, nantinya by system yang tidak sesuai akan otomatis tertolak. Pengajuan program Smart Desa akan satu pintu kepada Kementerian Desa.

Kordinator Pengembangan Ekonomi Investasi Desa dan Perdesaan Kementerian Desa RI  Ir Iskandar MM mengatakan, Kemendes melakukan kajian bersama Diskominfo, Kejaksaan Negeri Subang dan 15 Kepala Desa di Kabupaten Subang untuk mendorong penerapan Desa Digital.

“Penerapan Desa, akan memakai aplikasi Smart Desa.  Nantinya, akan digelar pelatihan-pelatihan kepala desa dan bisa menularkannya kepada aparatur desa,” katanya.

Iskandar mengaku sudah berkordinasi dengan Diskominfo. Nantinya, apakah ada sinyal  untuk kekuatan 4G atau 5G. Pengiriman segala macam hal langsung ke Kemendes, baik pelaporan desa, pengajuan dan lainnya. “Tentunya Diskominfo, kaitannya dengan sinyal,” katanya.