Khawatir Tragedi Februari 2021 Terulang, Pedagang di Pamanukan Desak Pemerintah Serius Tangani Banjir

Banjir Pamanukan 2021
DOK PASUNDAN EKSPRES JANGAN TERULANG: Kondisi banjir pantura pada bulan Februari 2021 yang merendam pertokoan di bawah fly over Pamanukan, jangan sampai terulang lagi.

SUBANG-Musim penghujan yang akan mulai tiba, membuat harapan dari berbagai pedagang di Pamanukan terkait penanganan banjir bisa lebih maksimal. Potret banjir pada Februari 2021 lalu diharapkan tidak terulang lagi dimasa yang akan datang.

Salah satu pedagang elektronik Koh Niko menyebut,  kerugian yang diderita akibat banjir lalu sangat banyak. Bukan hanya soal barang dan ruko yang terendam tapi rasa was-was dan tidak tenang “Tentu berharap agar banjir ini bisa diminimalisir sekecil mungkin. Sebab jika terjadi kerugiannya sangat terasa,” jelasnya.

Niko menyebutkan, kala itu ada banyak barang elektronik yang terdampak di tokonya seperti mesin cuci dan kipas dan jumlahnya juga lumayan banyak. “Barangnya juga banyak yang terdampak dan itu ya udah, dibuang aja sudah tidak terpakai, karena tidak bisa berfungsi,” ucapnya.

Sebentar itu salah satu pemilik toko di di jalan arah Pantai Pondok Bali, Warni menyebut, jika musim hujan mulai tiba apalagi ketika awal tahun, kewaspadaan terkait banjir tentunya semakin tinggi. “Tentu kami sebenarnya ingin tenang dan tidak banjir lagi tapi berjaga-jaga juga harus,” ucap Warni.

Namun ia berharap, agar pemerintah dapat segera mengambil langkah dan bisa menyelesaikan solusi atas penanganan banjir di wilayah Pamanukan. “Tentu kalau saya inginnya ini tidak banjir lagi, tapi paling tidak pemerintah itu bisa meminimalisir dampak banjir itu. Banjir ini hampir tiap tahun terjadi,” ucapnya.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…