SUBANG  

KKN UPI Usung Program Posdaya

KERJA NYATA: Mahasiswa UPI Bandung bersama jajaran Pemcam dan Pemdes seKecamatan Pusakanagara, sesaat sesudah pertemuan penyambutan KKN oleh Camat Pusakanagara, kemarin (8/7). YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

PUSAKANAGARA-Sebanyak 55 mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung diterima Camat Pusakanagara Dra. Hj Ela Nurlela M,Si. Penerimaan mahasiswa tersebut dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan di 5 desa di Kecamatan Pusakanagara.

Camat Pusakanagara Dra Hj Ela Nurlela menuturkan, ia dengan ikhlas dan sangat terbuka menerima mahaiswa UPI yang akan KKN di 5 Desa di Kecamatan Pusakanagara. Dengan tema KKN Posdaya serta KKN Kampung KB, menurutnya sangat sesuai dengan kondisi yang ada di Kecamatan Pusakanagara.

“Silahkan nanti adik-adik, belajar dan menimba ilmu disini dilapangan. Silahkan juga adik-adik sampaikan pesan agar masyarakat disini semangat untuk menyekolahkan anaknya hingga kuliah, agar IPM nya terus meningkat,” ucap Camat Hj Ela Nurlela.

Camat Ela memberi gambaran, saat ini di Kecamatan Pusakanagara tengah dibangun Pelabuhan Patimban. Untuk itu, nantinya dilapangan akan banyak menemukan beragam keramaian masyarakat maupun yang berkaitan dengan proyek.

“Memang sedang ramai di Pusakanagara ini sedang banyak proyek, mohon doanya saja semoga lancar dan silahkan melaksanakan KKN dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.

Kepala Desa Kotasari Sulaeman S.Pd yang desanya juga menjadi lokasi KKN menuturkan, pihak desa juga sangat terbuka untuk menerima kedatangan mahasiswa KKN UPI. Namun kata Sulaeman, yang perlu menjadi perhatian bagaimana mahasiswa dan masyarakat bisa saling memahami dan berkomunikasi dalam hal adat istiadat yang berlaku.

“pasti adik-adik sudah dibekali berbagai macam ilmu di kampusnya. Silahkan coba untuk dipraktikan di KKN ini,” jelasnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Enjun Junaeti M.Si berharap pelaksanaan KKN disetiap jenis KKN baik Posdaya maupun kampun KB ini dapat mendukung program pemerintah di setiap kecamatan masing-masing. Untuk program juga ia menyebut, akan disesuaikan dengan program di desa masing-masing.

“Meskipun sama ya tapi Posdaya di Subang dengan Sumedang pasti berbeda,” ucapnya.

Ia juga berpesan, pada mahasiswa untuk melakukan komunikasi dan interaksi yang baik dengan masyarakat maupun pemerintahan setempat. Menurutnya jika telah terjalin komunikasi yang baik, setiap permasalahan, kegiatan atau program akan bisa diatasi dengan baik.

Penerimaan mahasiswa KKN ini turut dihadiri Muspika Kecamatan Pusakanagara, Staf kecamatan Pusakanagara, 5 Kepala Desa yang menjadi lokasi KKN diantaranya Kepala Desa Mundusari, Kotasari, Pusakaratu, Rancadaka serta Gempol.(ygi/dan)