Laskar Indonesia Pinjamkan Modal Usaha, Dorong Anggota Berdikari

RAKOR: Ketua Umum Laskar Indonesia Asep Rochman Dimyati memimpin rapat koordinasi. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Indonesia (LI) siap meminjamkan modal usaha kepada anggota. Ormas yang beranggotakan 15.000 dan terbagi dalam 6.000 wilayah di Indonesia, mendorong anggotanya untuk bisa berdikari dan mandiri. Laskar Indonesia juga mempersiapkan ambulans untuk masyarakat mengantarkan orang yang sakit atau jenazah.

Hal tersebut diungkapkan, Ketua Umum Laskar Indonesia Asep Rochman Dimyati dalam rapat koordinasi DPC se-Kabupaten Subang. Pada rapat koordinasi, Asep mengatakan, DPC Laskar Indonesia di 30 kecamatan, dalam agenda penertiban Surat Keputusan (SK). Kemudian, launching ambulan Laskar Indonesia, dialog interaktif peningkatan kesejahteraan ekonomi anggota Laskar Indonesia, motivasi dan game dengan menginjak bara api.

“Ini agenda rutin tiap bulan kami. Ada game dan hypnoteraphy yang sengaja didatangkan dari Jakarta, yang sering menghiasai layar kaca televisi. Nantinya memotivasi anggota bisa semangat lagi seperti menginjak bara api yang menyala,” ujarnya.

Asep menuturkan, anggota diberikan pemahaman tentang peningkatan ekonomi. Agar nantinya, seluruh anggota Laskar Indonesia di daerah, kecamatan dan desa bisa mengimplementasikannya di daerah masing-masing. Pihaknya memberikan inovasi bagi para anggota, yang berkinginan kuat membuat usaha pihaknya memberikan modal usaha sebesar Rp 10 juta. “Harus jelas usahanya, mau di bidang apa? Progresnya nanti seperti apa? Bagaimana usahanya?” tuturnya.

Hingga saat ini, Asep memaparkan, anggota Laskar Indonesia di seluruh daerah berjumlah 15.000. Dari jumlah tersebut, 6.000 diantaranya ada di Kabupaten Subang dengan 30 DPC di berbagai kecamatan. Asep juga menyampaikan, pihaknya me-launching mobil ambulan untuk kepentingan masyarakat di Kabupaten Subang. Nantinya bisa digunakan untuk membawa orang sakit dan juga jenazah. Mobil ambulan sudah 3 kalinya dan di tempatkan di wilayah pantura dua unit dan satu unit di wilayah Subang Kota “Ada tiga. Ini ketiga kalinya kita adakan mobil ambulan. Dua ada di wilayah pantura dan satu di wilayah Subang kota,” paparnya.

Asep juga akan menertibkan SK, dikarenakan ada berbagai daerah yang SK anggotanya sudah habis. Dirinya menertibkan untuk dicek kembali, sehingga dikeluarkan lagi SK baru. Laskar Indonesia merupakan ormas yang tertib dalam berorganiasi. “Kita menertibkan SK ini bagi para anggota, karena ormas kita ini merupakan ormas yang tertib,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota Laskar Indonesia Yugie mengatakan, berorganisasi merupakan impiannya. Yugie berusaha senidri sehingga bisa menghidupi dirinya dan keluarganya. Seperti menggali potensi yang ada, berusaha dalam mengolah limbah. “Saya bukan hidup dari organisasi, tapi menghidupkan organsiasi,” ungkapnya.(ygo/vry)