Lawan Arus, Tak Berhelm, dan Knalpot Bising Jadi Sasaran Operasi Zebra Lodaya 2020

ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES OPERASI ZEBRA: Jajaran Satlantas Polres Purwakarta saat menyosialisasikan Operasi Zebra Lodaya 2020.

PURWAKARTA-Pengendara melawan arus, tak menggunakan helm, dan knalpot bising menjadi sasaran utama pada Operasi Zebra Lodaya 2020 yang digelar Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta mulai Senin (26/10) hingga Ahad (8/11) mendatang

“Ini hari pertama kami melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2020. Operasi ini akan diselenggarakan selama 14 hari ke depan, terhitung 26 Oktober – 8 November 2020,” ucap Kapolres Purwakarta AKBP Ali Wardana, melalui Kasatlantas AKP Toto Herman Permnw kepada wartawan, Senin (26/10).

Toto menjelaskan, selama Operasi Zebra Lodaya 2020 ini, pihak kepolisian nantinya akan lebih banyak melakukan tindakan preemtif dan preventif. “Pada operasi ini kami lebih menekankan langkah preentif 45 persen, preventif 45 persen, dan 10 persen represif. Selain itu, kamu juga mengutamakan sosialisasi dan pendidikan masyarakat dalam beralu lintas,” ujar dia.

Meski demikian, sambung dia, pengendara yang ketahuan membuat pelanggaran tetap akan ditindak. “Untuk sanksi berupa tindakan akan kami berikan kepada para pengendara yang melanggar secara kasat mata. Seperti tidak menggunakan helm, melawan arus dan menggunakan knalpot bising,” ucapnya.