Libur Lebaran Pengunjung Sariater Meningkat

PADAT PENGUNJUNG: Wahana wisata baru Ciater Spring valley Water Park dipadati pengunjung saat libur Lebaran. Jumlah kunjungan liburan tahun ini meningnkat signifikan. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

Pelaku Usaha Untung Berlipat

SUBANG-Objek wisata pemandian air panas Sariater masih menjadi tempat favorit wisata liburan saat Lebaran. Bahkan mengalami peningkatan dimana padatnya pengunjung ke lokasi wisata itu, hingga mencapai 113 ribu kunjungan.

Public Relation Manager Hotel & Resort PT Sariater H. Yuki Azuania mengatakan saat ini jika dihitung dan direkap kunjungan para pengunjung yang datang ke Sariater musim libur Lebaran mencapai 100 ribu lebih pengunjung yang berasal dari berbagai daerah tidak hanya dari Kabupaten Subang saja. Melainkan dari kota dan Kabupaten lain termasuk dari Mancanegara.” Ya mencapai 113 ribu pengunjung hasil rekap kami,” ujarnya.

Dijelaskan Yuki, musim libur Lebaran tersebut dibandingkan tahun 2018 ada peningkatan di tahun 2019 ini. Peningkatan itu dikarenakan ada wahana baru yang digelar yaitu Ciater spring valley water Park yang merupakan kerjasama Sariater dan Ciater. Sehingga menyedot banyak pengunjunhg datang kesini.

“Ada Wahana baru Ciater Spring valley water park, ini juga banyak diminati pengunjung,”tuturnya.

Peningkatan jumlah kunjungan tersebut, Sariater menambah petugas pelayanan di sejumlah pintu masuk dan petugas wahana lainnya.”Kita menambah sejumlah petugas, alhamduliah Sariater masih menjadi favorit bagi pengunjung,” imbuhnya.

Pengunjung Sariater asal Sukamelang Dani Dahlan (25) mengatakan, dirinya terpaksa berdesak – desakan dengan pengunjung lainnya, yang memadati sejumlah wahana, luar biasa banyak saat libur Lebaran tersebut. Diapun berkunjung bersama keluarganya untuk mencoba wahana baru Ciater spring valley Waterpark.

“Ya seru juga walaupun banyak sekali pengunjung yang begitu padat,” katanya.

Peningkatan kunjungan wisata Sariater tersebut, membuat untung pedagang yang sehar-harinya di sana. Seperti pedagang kerupuk miskin di jalur Ciater Rusminah (41) mengaku, dirinya mendapatkan omzet perhari mencapai 300-350 ribu selama libur Lebaran. Dikarenakan padatnya .pengunjung setiap harinya, kerupuk yang dijual nya selalu habis di borong oleh wisatawan,”berkah Lebaran, jualannya selalu habis alhamdulilah,” tukasnya.(ygo/dan)

BACA JUGA:  Indahnya Panorama Alam Curug Wangun Desa Buniara Tanjungsiang