Libur Tahun Baru, Tamu Hotel Naik 100 Persen

NAIK: Jelang tahun baru tingkat hunian di sejumlah hotel di Kota Subangb naik hingga dua kali lipat. INDRAWAN/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG– Keberadaan jalan Tol Cipali, dan beberapa tempat wisata di Kabupaten Subang membawa dampak positif bagi setiap hotel yang terdapat di Kabupaten Subang, apalagi untuk waktu-waktu tertentu seperti malam pergantian tahun, rata-rata tamu hotel melonjak sampai dua kali lipat. Hal tersebut diungkapkan oleh Riska, staf HRD hotel Lotus Subang.

“tamu hotel mengalami peningkatan hingga dua kali lipat,” Ungkapnya pada pasundan ekspres saat ditemui kemarin (28/12)
Hal senada juga diungkapkan oleh pengelola Hotel Dafam Subang. Dari sekotar 50 kamar lebih yang terdapat di hotel tersebut menuju pergantian tahun sudah nyaris semua terisi, momen ramainya kunjungan para tamu ini juga dimanfaatkan dengan menaikan harga sewa pada setiap kamar sesuai dengan kelasnya, hal tersebut dijelaskan Manager Marketing Hotel Dafam Subang, Muhamad Rizal.

“Lonjakan kenaikan para tamu hotel sudah meningkat dimulai dari hari ini, sangat signifikan sekali. Untuk harga sewa di setiap kamar hotel kami berubah-ubah tergantung banyak dan tidaknya tamu, kami bisa menaikan harga sampai 50 persen, jika mengalami peningkatan kunjungan tamu,” Jelasnya.

Selain itu, menurut SPV FO Grant Hotel Subang Rizki kota Subang dijadikan tempat transit masyarakat yang berasal dari Bandung dan Jakarta yang menggunakan jalur utara untuk menuju keberbagai kota, seperti Cirebon hingga Jawa Tengah juga Jawa Timur, atau sebaliknya.

Ditambah dengan kehadiran tol Cipali Kehadiran sekolah-sekolah modern yag berbasis pesantren seperti As-Syifa, juga dirasa berpengaruh ke setiap kunjungan tamu hotel.

“Para tamu datang dari berbagai kota dengan tujuan yang berbeda-beda, ada yang sengaja datang untuk wisata, liburan, bahkan untuk sekedar menengok anaknya di pesantren. Seperti musim libur tahun baru ini, tamu grant hotel didominasi oleh orang tua siswa dari sekolah As-Syifa,” Tuturnya kepada Pasundan Ekspres.

BACA JUGA:  PLN Tunggu Kebutuhan Daya Perusahaan Asal Taiwan

Rizki mengaku meski ada lonjakan tamu hotel yang signifikan, pengelola grant hotel Subang memilih untuk tidak menaikan harga, pilihannya untuk tidak menaikan harga adalah satu upayanya untuk mampu bersaingan dengan hotel-hotel lain yang berada di kawasan pusat Kota Subang.
“Kami memilih tidak menaikan harga, tapi kami tetap memberikan service yang maksimum kepada setiap tamu hotel,” Tukasnya. (idr/ded)