Makin Maju, RSUD Kelas B Subang Miliki Ruangan Hemodialisa

SOFT LAUNCHING: Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, bersama Plt Diretur RSUD Kelas B Subang, Pejabat RSUD Kelas B dan Kepala Ruangan Hemodilisa saat meninjau ruangan baru. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

Khusus Pasien Keluhan Ginjal hingga Cuci Darah

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kelas B Subang, memiliki ruangan hemodialisa untuk keluhan ginjal hingga cuci darah. Dilengkapi peralatan canggih serta fasilitas yang mumpuni, warga Kabupaten Subang yang memiliki keluhan penyakit tersebut, tidak perlu jauh ke rumah sakit luar kota.

RSUD Kelas B Subang melakukan soft launching di ruangan Hemodialisa yang dihadiri Wakil Bupati Subang. Plt Direktur RSUD Kelas B Subang dan para pejabat RSUD kelas B Subang, turut hadir mendampingi, Senin (15/6).

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan, adanya ruangan Hemodialisa sangat membantu bagi masyarakat yang bermasalah dengan ginjal dan harus cuci darah dan lainnya. “RSUD Kelas B Subang sangat membantu masyarakat. RSUD Kelas B Subang saat ini sedang melakukan pembenahan secara meyeluruh dan ini patut diapresiasi,” katanya.

Plt Direktur RSUD Kelas B Subang dr. Ahmad Nasuhi mengatakan, Ruangan Hemodialisa adalah terapi untuk cuci darah di luar tubuh seseorang yang ginjalnya tidak bekerja secara normal. Soft launching yang digelar merupakan ruangan Hemodialisa yang dikembangkan.

Ruangan Hemodialisa yang tadinya hanya cukup menampung pasien sebanyak 12 pasien, kini dikembangkan dan sanggup menampung 28 pasien. Pengembangan tersebut atas pertimbangan banyaknya pasien yang gagal ginjal dan juga melakukan cuci darah. “Ruangan Hemodialisa sebenarnya sudah ada, namun kapasitasnya kecil. Maka dari itu, dikembagkan sehingga menampung lebih banyak pasien terutama pasien gagal ginjal yang harus cuci darah,” ujarnya.

Pengembangan Ruangan Hemodialisa, dr Ahmad menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga selama 10 tahun. Jika kerjasama sudah selesai, Ruangan Hemodialisa berikut alat-alatnya dihibahkan menjadi milik RSUD Kelas B Subang. “Saat ini, RSUD Kelas B Subang semakin maju dengan menghadirkan dokter spesialis, pelayanan perawat yang maksimal dan juga alat-alat yang canggih,” ungkapnya.

Kepala Ruangan Hemodialisa RSUD Kelas B Subang, Edi Suryadi S.kep. Nes mengatakan, untuk vendor untuk kerjasama tersebut berasal dari Jakarta yaitu PT Singaji Sentosa. Perangkat yang ada di Ruangan Hemodialisa tersebut adalah mesin Dialisis tipe terbaru sebanyak 28 unit. Tempat tidur untuk pasien disiapkan 28 tempat tidur, berikut perangkat elektronik lainnya. “Kapasitas 28 tempat tdiur dan juga mesin yang canggih,” terangnya.

Dijelaskan Edi, untuk Ruangan Hemodialisa para petugas diberlakukan 2 shift. Antara lain, sihft pagi mulai dari jam 07.00 WIB – 13,30 WIB dan shift sore mulai dari jam 11.30 WIB – 18.00 WIB. Ada tiga dokter dan 11 perawat untuk Ruangan Hemodialisa untuk melayani pasien yang mengalami kerusakan pada ginjal yang disebabkan hipertensi, diabetes melitus dan lainnya, sehingga pasien harus melakukan cuci darah. “Mulai dari petugas, jam kerja sudah diberlakukan,” katanya.

Kasubag Humas RSUD Kelas B Subang Mamat Budirakhmat mengatakan, Ruangan Hemodialisa merupakan pasien yang ikut dalam kepesertaan BPJS kesehatan tanpa sharing (gratis tanpa biaya tambahan), sehingga tidak ada pasien umum. “Saat ini, ada 17 pasien yang waiting list,” katanya.

Ruangan Hemodialisa, peruntukannya agar masyarakat Kabupaten Subang tidak perlu jauh jika mengalami keluhan terhadap ginjal dan akan melaukan cuci darah. “RSUD Kelas B Subang sudah sangat maksimal dalam melayani keluhan ginjal dan cuci darah,” tandasnya.(ygo/vry)