Manfaatkan Dana Iuran Desa untuk Infrastruktur

H. Abdul Basit, Kepala Desa Mulyasari.

BINONG-Pemdes Mulyasari Kecamatan Binong berencana melanjutkan kembali pembangunan infrastruktur, yang sudah direncanakan melalui hasil Musrenbangdes.

Kepala Desa Mulyasari H. Abdul Basit mengatakan, pembangunan jalan cor beton akan dilaksanakan di sejumlah titik diantaranta RT 11, RT 14 serta RT Desa Mulyasari.

“Kita melanjutkan pengecoran jalan yang ada di RT itu, bahkan ada tambahan lagi,” kata Abdul Basit di Kantor Desa Mulyasari, kemarin (4/3).

Selain jalan, linning jalan serta drainase juga akan kembali dibangun untuk mendukung usaha pertanian di Desa Mulyasari.

“InsyaAllah tahun ini kita coba selesaikan linning drainase serta beberapa pembangunan lain yang juga nilainya kecil,” ucapnya.

Abdul Basit juga saat ini akan mulai menjalankan kebijakan pembangunan dari iuran desa atau IUDes. Pembangunan melalui IUDes ini dilakukan untuk pembangunan yang nilainya kecil dan tidak menunggu dana transfer seperti DD, ADD, BKU serta Banprov.

“Sata ingin memanfaatkan kelompok atau wakil dusun untuk pembangunan yang nilainya kecil. Iuran desa ini nanti panitia pembangunannya kelompok setempat atau warga sekitar,” bebernya.

Ia menyebut, pembangunan dari IUDes misalnya diperuntukan pada pekerjaan yang nilainya dibawah Rp 10 juta serta beragam kegiatan lain yang tidak perlu menunggu pencairan dana transfer.

“Kalau ada genangan air di jalan atau perlu pengarugan kita lakukan dari IUDes itu, nilainya kecil, juga bisa dilakukan warga sekitar, jadi dana IUDes itu bisa bermanfaat dan cepat,” kata Abdul Basit.

Ia menjelaskan, dana IUDes sendiri diambil dari kontribusi petani lokal serta petani guntay. Kontribusi IUDes akan ditujukan pada pembangunan masyarakat berdasarkan hasil kesepakatan dengan BPD.

“Jadi IUDes ini tidak untuk gaji aparat, sudah saja untuk pembangunan biar lebih maksimal,” bebernya.

BACA JUGA:  Pemerintah Desa Bojong Tengah Bangun Jalan Lingkungan

Lalu mengenai kesejahteraan bagi aparatur desa, ia juga ingin memberikan perhatin untuk urusan kesejahteraan pada aparatnya. Hal itu dilakukan agar pelayanan pada masyarakat semakin maksimal.

“Kesejahteraan nya dulu kita perhatikan, kalau kesejahteraan bagus pelayananya juga bagus. Pelayanan bisa maksimal,” pungkasnya.(ygi/dan)