Masuk Akhir tahun tapi Serapan Anggaran Pemda Masih Rendah, PUPR Terbawah

Serapan Anggaran kabupaten subang
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES BICARA ANGGARAN: Kepala BKAD Subang Asep Saeful Hidayat saat berada di ruang kerjanya.

SUBANG-Serapan anggaran di Pemda Subang masih di bawah 50 persen. Padahal akan segera memasuki akhir tahun 2021.

Kabid Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) SubangPerbendaharaan Casari menyebutkan, serapan anggaran masih mencapai 44,61 persen hingga hingga 30 September 2021.

“Realnya data di kami untuk penyerapan anggaran hingga 30 September masih di bawah 50 persen, tepatnya yakni 44,61 persen,” katanya.

Menurutnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang paling rendah penyerapannya hingga saat ini yaitu Dinas PUPR. Biasanya, pembayaran untuk pengerjaan konstruksi dilakukan setelah pekerjaan setelah. Itu yang menyebabkan serapan anggaran di Dinas PUPR.

“Jadi memang mereka itu masih banyak keharusan penyerapannya, lantaran pengerjaan kontruksi itu biasanya pembayaran yang mesti kami lakukan itu ketika selesai pekerjaan,” tambahnya.

Saat memasuki bulan Oktober, biasanya realisasi penyerapan anggaran di OPD mulai masif. BKAD telah menyurati OPD agar mengoptimalkan penyerapan anggaran.

“Suda diintruksikan melalui surat dari Bupati untuk temen-temen di OPD agar penyerapan anggaran dioptimalkan,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Subang Agus Masykur menjelaskan, serapan anggaran secara komulatif  di setiap OPD sudah mencapai 50 persen. Namun kenyataannya, data real di BKAD baru 44,61 persen.

Kepala BKAD Subang Asep Saeful Hidayat menyebut kemungkinan data yang diperoleh Wakil Bupati tidak ditail dan hanya perkiraan saja, dan berharap pada Oktober ini juga bisa mencapai 50 persen.

“Ya mudah-mudahan saja bisa mencapai 50 persen bisa tercapai pada Oktober ini, karena perbandingannya saja, per tiga hari ini saja sebenarnya sudah ada kenaikan persentase penyerapan,” katanya.

Dia optimis penyerapan anggaran bisa optimal tahun 2021 ini. Terlebih Bupati sudah mengintruksikan agar OPD melakukan penyerapan anggaran seoptimal mungkin.(idr/ysp)

BACA JUGA:  Realisasi Belanja Pemkab Baru 52,16 Persen