Menderita DBD, 3 Anak Jalanan Tewas

NGAMEN: Sejumlah anak jalanan (Anjal) mangkal di perempatan Wisma Karya Subang. Mengamen cara mereka untuk mencari uang. YUGO EROPI/PASUNDAN EKSPRES

Dinkes akan Lakukan Tes HIV/AIDS

SUBANG-Tiga orang anak jalanan (Anjal) tewas disebabkan menderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal itu diungkapkan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Subang, Dr. Maxi kepada Pasundan Ekspres, kemarin.

Menurutnya, 3 orang anjal tewas sejak Januari hingga Oktober 2019. 1 orang murni disebabkan DBD, dan 2 orang lainya DBD dengan penyakit penyerta seperti maag dan ginjal. “Mereka diantaranya anak berumur 16 tahun. Mereka berasal dari kecamatan Cisalak, Tanjungsiang dan Pabuaran. Tewas karena penyakit yang dideritanya tidak ditangani dengan cepat,” katanya.

Dia meminta masyarakat agar mewaspadai musim peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan ini. Sebab, musim hujan bisa mengundang penyakit DBD. “Di musim hujan pastinya banyak air yang tergenang dan itu berpotensi tinggi untuk nyamuk aedes agyepti bisa berkembang biak. Kami minta masyarakat waspada, bisa dari sekarang lakukan penerapan pola hidup bersih lingkungan sebelum masuk musim penghujanm,” ungkapnya.

Terkait kematiaan anjal, pihaknya akan segera melakukan tes HIV terhadap anjal yang ada berkeliaran di Subang. Untuk itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak – pihak terkait.”Kami juga tidak tau apakah mereka mengidap HIV aids atau tidak, maka dari itu harus dilakukan pengetesan HIV,” ujarnya.

Maxi mengaku sering melihat anajal dibeberapa perempatan di Subang. Mereka didominasi laki-laki, beberapa orang perempuan. “Jika dilihat kelompok-kelompok tersebut terlihat Anjal perempuan nya hanya ada 1 atau 2 orang, ini sangat rentan dengan seks bebas. Da inilah yang menjadi perhatian kami,agar penyebaran HIV melalui seks tidak meluas,” pungkasnya.(ygo/sep)