Menolak Lupa, Satu Tahun Laporan Bupati Subang Buntut “Uang Rotasi Mutasi” Tak Ada Kabar

Bupati Subang lapor polisi
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSRES MENOLAK LUPA: Bupati Subang, H Ruhimat saat melaporkan pencemaran nama baik dirinya ke Polres Subang satu tahun lalu, didampingi para kuasa hukumnya.

SUBANG-Bagai ditelan bumi, kasus pelaporan Bupati Subang atas pencemaran nama baiknya satu tahun lalu, kini tak jelas kelanjutannya. Padahal, pelaporan Bupati saat itu cukup menggegerkan publik di Subang.

Saat itu, Bupati Subang, H Ruhimat marah dan tidak terima namanya dicatut oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya, untuk meminta sejumlah uang pada pejabat tertentu agar bisa menempati posisi jabatan yang “dipesan”.

Tak main-main, bahkan pengacara kondang Jhonson Pandjaitan dipanggil langsung Bupati untuk menjadikan kuasa hukumnya mendampingi Dede Sunarya, sebagai kuasa hukum Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Laporan Bupati Subang ke pihak Polres Subang tercatat dengan LP No: 473 terkait pencemaran nama baik melalui media sosial pada tanggal 15 September 2020 lalu.

Saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Dede Sunarya sebagai pemegang kuasa mengaku belum mencabut laporan di kepolisian. Dede menyebut kasus pelaporan masih menggantung, tak kunjung jelas bagaimana kelanjutannya.

“Sampai saat ini masih, belum ada pencabutan laporan. Kami juga melihat belum ada perkembangan yang signifikan. Kami meminta agar Polres Subang terus mengembangkannya. Jika dilihat, kasus ini menyangkut reputasi kepala daerah, yaitu Bupati Subang,” ungkapnya, Selasa (2/11).

Berita berlanjut di halaman berikutnya…