Meresahkan, Rahmat: Kami Kesulitan Bubarkan Bank Emok

bank emok
HADIRI ACARA: Kadis DKUPP Rahmat Fatharrahman saat mengahdiri acara HUT Koperasi tingkat Jawa Barat. INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES

Masyarakat Tak Main Hakim Sendiri

SUBANG-Sampai dengan hari ini masih menjadi momok tersendiri bagi masyarakat, berbagai spanduk larangan beredarnya bank emok, nyaris mudah ditemukan di setiap pojok desa. Namun pelaku juga pintar mencari jalan alternatif untuk melangsungkan aksinya.

Seperti yang diungkapkan Kepala Desa Cijambe H. Didin Saepudin. Menurutnya beberapa waktu lalu di wilayahnya kehadiran bank emok banyak mendapati sorotan dari masyarakat.

Namun masyarakat yang lain justru juga masih menjadikan bank ini sebagai solusi pembantu kebutuhan keuangan mereka. “Ya dilema juga, sisi lain kita tidak mau lah menerima laporan lagi dari masyarakat terkait keresahan mereka , namun di sisi lain ternyata masih ada juga yang memanfaatkan kehadirannya,” jelasnya.

BACA JUGA:  Kerjasama Pemkab dengan Korea Selatan Tidak Jelas

Baca Juga: Banyak Pengajuan Pinjaman ke Koperasi, Tapi Setoran Macet

Meski demikian, dia berharap masyarakat yang tidak menginginkan kehadiran bank emok agar tidak main hakim sendiri. Jika suatu waktu ditemukan aktivitas, masyarakat disarankan untuk melapor ke pihak desa atau babinsa serta bhabinkamtibmas, untuk kemudian ditindak lanjuti.