Oom Nurrohmah, Perempuan Pejuang Pendapatan Pajak Kendaraan

DR,Hj, Oom Nurrohmah, Msi, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Subang.

SUBANG-Perjuangan DR,Hj, Oom Nurrohmah, Msi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak terutama pajak kendaraan, tak mengenal rasa lelah untuk terus mengupayakannya dengan berbagai edukasi dan sosialisasi. Ini tak lain untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak yang dibayarkan oleh masyarakat, dimana manfaatnya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, seperti perbaikan jalan dan lainnya.

Perempuan yang kini menjabat sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Subang itu, mengaku sangat tertarik membangun kesadaran masyarakat tentang arti penting membayar pajak. Pasalnya, dengan membayar pajak berarti ikut membantu program pemerintah dalam pembangunan daerah. “Membangun kesadaran tentang pentingnya membayarkan pajak, karenakan hal itu juga akan membantu program pemerintah,” ujarnya yang kini genap berusia 58 tahun.

Perempuan yang menempuh penididikan mulai dari SDN, SMP dan SMA di Kabupaten Ciamis itu, memiliki latar belakang pendidikan dari ilmu informasi, literasi, perpustakan dan pendidikan komunikasi. Ia pun melanjutkan pendidikan tinggi di IKIP Bandung, dan Strata 2 di Fikom Unpad serta terakhir menyelesaikan Strata 3 nya di Uninus Bandung.

Bahkan, ia sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca Dispuspida Provinsi Jawa Barat itu, tak membuat dirinya pesimis dan minder dalam bekerja. Bahkan, latar belakang itu, ia jadikan sebagai salah satu pendekatan (Approach) terhadap masyarakat Subang untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak dalam rangka peningkatan pendapatan daerah di Kabupaten Subang dan Jawa Barat. “Sangat berkaitan dan ini yang menjadikan saya ingin dan berharap sekali masyarakat Subang terus melakukan pembayaran pajak kendaraan khususnya pajak kendaraan bermotor,” ujarnya.

Perempuan kelahiran Ciamis tersebut sangat peduli terhadap literasi. Pasalnya, budaya membaca bisa meningkatkan pengetahuan yang bisa memperbanyak ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan. Adapun korelasinya dengan pendapatan pajak, dengan membaca masyarakat Subang harus mencari tahu dan membaca tentang arti penting pajak kendaraan yang harus di bayarkan, mulai dari fungsi pajak itu sendiri hingga manfaatnya bagi masyarakat. “Masyarakat Subang tingkat pendidikannya sudah baik, ini terlihat dari para wajib pajak kendaraan yang tertib membayarkan pajak kendaraan itu semata-mata karena edukasi yang diterapkan, mulai dari fungsi dan manfaat tentang pajak kendaraan,” ujarnya.

Meski dalam kesibukannya memperjuangkan pajak kendaraan di Kabupaten Subang. Ia tak lupa membagi waktu dengan keluarganya. Pasalnya, aktor keluarga yang memberikan semangat dan motivasi dirinya gigih bekerja dalam memperjuangkan pendapatan daerah dari pajak kendaraan. “Keluarga memberikan semangat dan motivasi dalam bekerja,” pungkasnya.(ygo/sep)