Operasi Patuh Lodaya 2019, Tekan Angka Lakalantas

OPERASI PATUH: Personil Satlantas Polres Subang saat memeriksa kelengkapan surat kendaraan bermotor di Cilameri Subang, Kamis (28/8). YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Polres Subang menerjunkan 400 personil gabungan pada Operasi Patuh Lodaya 2019. Yang akan berlangsung dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September. Dengan fokus sasaran 9 poin pelanggaran.

Kapolres Subang AKBP Muhamad Joni SIK mengatakan, 400 personil gabungan tersebut terdiri dari Polri, Dishub, TNI, Denpom, Satpol PP dan jajaran lainnya. Operasi tersebut memberlakukan penindakan tilang bagi pelanggar aturan lalulintas.

“Ya ada sekitar 400 personil gabungan untuk menyukseskan Operasi Patuh Lodaya tahun 2019 ini,” ujarnya

Joni menjelaskan, 9 poin yang menjadi target dalam operasi tersebut yaitu pengendara yang tidak memakai helm SNI, pengemudi yang tidak memakai safety belt,melebihi batas kecepatan maksimal,pengemudi melawan arus,mabuk saat berkendara, pengendara dibawah umur,menggunakan hape saat mengemudi,kendaraan yang memakai sirene, strobo dan rotator. berkendara dengan ugal- ugalan dan juga tidak membawa kelengkapan surat – surat kendaran.

BACA JUGA:  Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Gelar Operasi Gabungan, Jaring Kendaraan Nunggak Pajak

” Kita inginkan agar operasi patuh lodaya tahun 2019 ini membuat patuh pengendara dan tertib lalu lintas. Kecelakaan terminimalsir dan juga kemacetan menjadi berkurang,” katanya.

Joni menyampaikan, jajarannya akan bertindak tegas, jika ditemukan kendaraan yang memakai plat dinas yang tidak sesuai peruntukan nya, sirene dan ratator menjadi salah satu target operasi.

Selain itu bagi pengendara sipil yang memakai plat TNI /POLRI juga akan dilakukan penindakan, dengan melibatkan Subdenpom, Provost dan juga dari Batalyon 312 Kala Hitam.