Panwascam Lantik Pengawas TPS, Harus Netral dan Kawal Hasil Pungut Hitung

MELANTIK: Ketua Panwascam Pagaden Barat Tatang Hidayat saat melantik Pengawas TPS di GOR Desa Bendungan,kemarin (25/3). YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

PUSAKANAGARA-Panwascam seKabupaten Subang serentak melantik Pengawas TPS (PTPS) di 30 kecamatan. Seperti halnya Panwascam Pusakanagara yang melantik 159 orang PTPS.
Prosesi pelantikan sekaligus Bimtek Pengawas TPS, berlangsung di Aula Desa Gempol, kemarin (25/3). Pengawas TPS nantinya akn bertugas pada 159 TPS di Kecamatan Pusakanagara mengawal proses Pileg serta Pilpres 17 April mendatang.

Komisioner Panwascam Pusakanagara Sudirman SP menekankan, pentingnya netralitas serta sikap integritas dari para Pengawas TPS dalam menjalankan tugas nanti. Sebab, pemilu tahun 2019 ini sangat krusial karena dijalankan secara serentak.

“PTPS harus betul-betul netral dan cermat. Harus fokus dan konsentrasi ketika bertugas,” kata Sudirman.

Apalagi, dalam Pemilu ini dimungkinkan banyak pemilih pindahan yang nanti akan menggunakan formulir A5 untuk mencoblos diwilayah TPS tertentu.

Sebab hal ini berkaitan dengan jumlah surat suara berdasarkan DPT serta tambahan dari A5.
“Jadi harus betul-betul fokus, jangan sampai ketika dijumlahkan, saat ada A5 itu sama, A5 kan pemilih tambahan, harus dibedakan,” jelas Sudirman.

Sudirman juga menambahkan, saat menyebarkan C6 atau surat undangan, KPPS nantinya akan didampingi PTPS untuk menghindari adanya DPT yang tidak kebagian undangan.
“Nanti akan dikawal PTPS, saat menyerahkan surat undanganya,” tutur Sudirman.

Sementara itu, Ketua PPK Pusakanagara Asep Ramdan menuturkan, dirinya mengucapkan selamat atas dilantiknya PTPS. Ia mengapresiasi masih tingginya minat masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan gelaran Pemilu Serentak Tahun 2019.

“Kita sebagai sesama penyelenggara tentu mengapresiasi ini, masih banyak yang peduli dan SDM nya juga bagus,” kata Asep.
Ia berharap PTPS maupun KPPS dilapangan nantinya bisa melakukan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan berpatokan pada aturan.

“Kita harus sama-sama menjaga netralitas sebagai penyelenggara pemilu dan melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin terutama dalam adminsitrasi pelaporan,” bebernya.
Panwascam Pagaden Barat juga melantik 119 Pengawas TPS di GOR Desa Bendungan Kecamatan Pagaden Barat, Senin (25/3).

BACA JUGA:  Tingkat Partisipasi Pemilih Sentuh 82,1 Persen, Partai Tertib Laporkan Dana Kampanye

Ketua Panwascam Pagaden Barat Tatang Hidayat menyampaikan, sebagai PTPS harus bersikap netral dalam bertugas, adapun fanitasme kepartaian atau apapun harus dilepas sehingga tidak ada beban dalam bertugas.
.
“PTPS harus netral saat bertugas, awasi proses pungut hitung hingga tuntas, jangan meninggalkan TPS,” ujarnya.
PTPS akan bertugas sekitat 30 hari atau satu bulan. 23 hari hingga pencoblosan ditambah 7 hari pasca penghitungan suara di TPS.

Panwascam Binong juga melantik sekitar 130 PTPS, yang berlangsung di GOR Kecamatan Binong, Senin (25/3).
Dalam kesempatan itu Komisioner Bawaslu Subang Imanudin menyampaikan, bahwa PTPS harus mengawal proses Pemilu ini hingga tuntas dan yang terpenting adalah, hasil pengawasan tersebut nantinya tidak ada proses gugatan atau keberatan.

“Prosesnya kita kawal hingga rampung dan hasilnya valid tidak ada keberatan. Semua pihak menerima hasil Pemilu,” imbuhnya.
Ketua Bawaslu Subang H. Parahutan Harahap menambahkan bahwa proses pelantikan PTPS sekaligus Bimtek dilaksanakan serentak di 30 Panwascam, dengan jumlah 4690 PTPS.
“Kita sangat berharap semua proses pengawasan berjalan lancar, aman dan terkendali,” tukasnya.(ygi/dan)