Pegiat Olahraga di Pantura Pertanyakan Izin Sepakbola

olahraga di pantura
TURNAMEN: Event turnamen Sepakbola yang digelar di Desa Karangmulya sebelum pandemi Covid-19. Pegiat event olahraga pun menanti kepastian perizinan. YOGI MIFTAHUL FAHMI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pegiat Olahraga di Pantura mengaku kebingungan perihal perizinan kegiatan olahraga yang kini belum jelas. Apalagi, menjelang Bulan Agustus ini beragam event olahraga banyak digelar termasuk kompetisi Sepakbola.

Ketua Karang Taruna Karangmulya, Sigit Alamsyah menuturkan, hingga saat ini baik dari pemuda maupun warga mengaku sudah banyak menanyakan mengenai kepastian kegiatan Turnamen Sepakbola yang biasanya rutin digelar ketika Bulan Agustus. Namun kondisi saat ini, membuat dirinya serba bingung. “Disatu sisi itu event tahunan dan seperti pesta rakyat dan hiburan. Tapi situasinya kini berbeda,” ucap Sigit.

Meski mulai masuki Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), namun perizinan soal olahraga saat ini belum jelas. Termasuk soal perizinan turnamen Sepakbola. “Kita tahu situsi Covid-19 sekarang ini masih berlangsung, termasuk soal kerumunan kerumunan itu wajib memperhatikan protokol kesehatan, tapi sejauh ini kita belum mendapat kepastian soal boleh tidaknya menggelar sebuah event turnamen,” ucap Sigit.

Baca Juga: Anne Ratna Mustika Ajak Warga Olahraga di Era New Normal

Jikapun dilaksanakan, ia juga mengaku, tak mudah melakukannya. Sebab, ada berbagai macam faktor mulai edukasi protokol kesehatan, kerawanan berkerumun, bahkan dari segi keamanan juga ada kekhawatiran. “Kita ingin mempersiapkan tapi memang kondisinya juga serba bingung tapi kalau dadakan juga akan susah nantinya,” tambah Sigit.

Sebenarnya, ia juga memiliki opsi untuk mengadakan turnamen tingkat RT tanpa mengundang pemain dari luar desa. “Tapi lagi-lagi, event sepakbola itu kadang juga mengundang massa yang lumayan. Kekhawatirannya ada disitu, tapi warga juga sudah banyak yang bertanya,” ujar Sigit.

Untuk itu, ia berharap pihak terkait baik Dinas Pemuda dan Olahraga, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten serta pihak keamanan juga memberikan kepastian perihal ini.(ygi/sep)