Pelaku Penggelembungan Suara Terancam Pidana

Akhmad Basuni, Pengamat Politik.

SUBANG-Pengamat Politik Akhmad Basuni mengatakan, praktik penggelembungan suara dalam proses penghitungan bisa saja terjadi. Penggelembungan suara sangat beresiko tinggi untuk ketahuan, jika tidak dilakukan oleh pihak-pihak yang paham betul masalah penghitungan suara.

“Penggelembungan suara adalah upaya menaikan suara partai dan suara caleg, itu bisa terjadi,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres.

Dia mengatakan, praktik penggelembungan suara merupakan urusan data yang tidak mudah dilakukan. Sehingga memerlukan keterlibatan berbagai pihak yang berkaitan dengan pemilu mulai dari penyelenggara, pengawas dan peserta pemilu.
“Tidak mungkin itu penggelembungan suara dilakukan secara sendirian,” ujarnya.