Pemda Subang Belum Keluarkan Perbup Pengupahan, Buruh Minta Kenaikan Upah

INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES AUDIENSI: Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi saat beraudiensi dengan perwakilan Aliansi Buruh Subang

SUBANG-Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, akhirnya memenuhi janjinya untuk menemui Aliansi Buruh Subang (ABS). Sebelumnya, ABS dalam beberapa bulan terakhir ini melajukan aksi unjuk rasa sebanyak dua kali, menuntut kenaikan upah.

Melalui Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, ABS menyampaikan langsung aspirasinya. Salah satu perwakilan Ayub menyampaikan, jika di Subang masih banyak perusahaan-perusahaan yang belum memutuskan kenaikan upah di atas upah minum tahun 2021. “Ada beberapa perusahaan yang belum membayar upah lembur karyawan. Upah minimum sektoral (UMSK) dihapus, mekanisme setelah Upah Minimum Sektrola dihapus maka mekanisme pengupahan harus berunding langsung antara serikat pekerja, buruh dan pengusaha secara langsung,” paparnya.

Terkait mekanisme tersebut, lanjut Ayub, di Subang ada 33 perusahaan yang masuk perusahaan yang menerapkan UMSK, sudah berunding baru 6 perusahaan, 28 perusahaan belum mengalami kenaikan UMSK.