Pemkab Belum Wacanakan Salat Tarawih di Rumah

Akan Segera Susun Pelaksanaan Teknis

SUBANG-Menteri Agama Fachrul Razi, Belum lama ini menerbitkan Surat Edaran terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441H di tengah Pandemi wabah corona (Covid-19).

Razi menilai umat Islam diperkirakan akan menjalani ibadah puasa dalam suasana berbeda tahun ini seiring terjadinya pandemi wabah virus corona. Surat Edaran yang bernomor 6 tahun 2020 itu salah satu poinnya mengatur mengenai pelaksanaan Salat Tarawih agar dilakukan bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Sontak saja SE tersebut mendapatkan reaksi beragam dari masyarakat, termasuk masyarakat di Kabupaten Subang. Salah satu masyarakat Jaja Sudrajat (37) mengaku penasaran apa yang akan dilakukan oleh Pemkab Subang. Karena menurutnya hal tersebut harus segera dipastikan, mengingat bulan puasa sebentar lagi akan tiba.

“Ya penasaran pasti, apalagi puasa sekitar dua minggu lagi, kalau sampai tarawih di rumah masing-masing sepertinya ada yang kurang saja, makanya saya mau tau bagaimana Pemkab Subang ni,” jelasnya.

Senada dengan Jaja, masyarakat Subang yang lain Elis Sujana (44) juga mengungkapkan hal serupa. Dia mengaku mengetahui SE Kemenag di siaran berita televisi beberapa waktu lalu, bahkan shalat iedul fitri juga, menurutnya berdasarkan SE tersebut menjelaskan jika pandemi ini belum juga mereda, dipastikan dilaksanakan di rumah masing-masing.

“Harapan saya segera berlalu saja pandemi ini, sehingga keadaan menjadi normal kembali, kalau di Subang bagaimana ya? Sama seperti SE Kemenag atau tidak ya?” tanya nya.

Belum ada wacana terkait anjuran shalat tarawih di rumah

Menjawab penasaran publik Subang, Bupati Subang, H.Ruhimat menjelaskan kepada Pasundan Ekspres beberapa waktu lalu saat ditemui setelah melakukan konfrensi pers di aula rumah dinasnya. Menurutnya, Pemkab Subang hingga saat ini belum ada wacana terkait anjuran shalat tarawih di rumah masing-masing. Dia hanya berpesan untuk masyarakat menuruti himbauan pemerintah saja, agar pandemi ini segera usai, sehingga keadaan menjadi seperti semula.

“Kami belum tau, kita ikuti intruksi pusat aja. Makanya ikuti imbauan pemerintah, jangan banyak kegiatan berkumpul. Apalagi di luar rumah, pakai masker, jangan mudik dulu, agar pandemi ini cepat bisa segera reda, supaya kita menjalani hari-hari seperti sedia kala, termasuk kegiatan ibadah, sekolah, bekerja, dan sebagainya,” jelasnya.

Dia menambahkan secepatnya jajaran Pemkab Subang akan segera merumuskan bagaimana teknis pelaksanaan shalat tarawih, yang tentu saja akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19.(idr/sep)