Perawat RSUD Subang Khawatir, APD Tidak Disediakan di Setiap Ruangan

SUBANG-Para perawat di RSUD Subang merasa khawatir dengan lonjakan kasus positif Covid-19. Sebab, alat pelindung diri (APD) tidak disediakan di semua ruangan perawatan. Padahal hal itu amat penting untuk antisipasi. Mengingat banyak pasien yang tidak jujur menyampaian riwayat kesehatan dan perjalannya.

Menurut Juru Bicara Gugus Penanggulangan Covid-19, dr. Maxi,  kini sudah 16 orang perawat yang menjalani isolasi. Sebanyak tiga perawat di antaranya positif Covid-19. “Hal itu disebabkan oleh pasien yang tidak jujur, sehingga terpapar,” ujar Maxi.

Hal itu pula yang membuat para perawat RSUD makin khawatir. Menurut nara sumber terpercaya di RSUD, perawat berharap ada APD di setiap ruangan perawatan. Apalagi ruangan isolasi Alamanda sudah penuh. “Kini ditambah lagi ruang isolasi di Teratai atas,” ujar sumber, Minggu (10/5).

Humas RSUD Mamat Budirakhmat membenarkan bahwa tidak setiap ruangan perawatan disediakan APD. “Benar (tidak semua ruangan), kalau semua ruangan harus APD lengkap, du berapa eun. Jadi ada tiga ring penggunaan APD. Yang berhadapan langsung dengan pasien positif Covid-19 kayak di ruangan Alamanda. Ruangan lain cukup dengan APD biasa,” ujar Mamat.

Hingga hari ini, pasien posiif Covid-19 di Kabupaten Subang masih 27 orang. Dari jumlah tersebut 18 orang di antaranya laki-laki dan 9 orang perempuan.(red)