Perbanyak Warung Online Minimalisir Praktik Pungli

VERRY KUSWANDI/PASUNDAN EKSPRES JEMPUT BOLA: Kadisdukcapil Sumarna ketika melakukan pelayanan keliling di Desa Tanjungsari Barat Kecamatan Cikaum.

SUBANG– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang siap memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat. Berbagai program pun siap diluncurkan untuk memudahkan masyarakat dalam kepengurusan data kependudukan.
Meski diakui belum maksimal dalam hal pelayanan, namun dengan kepindahan Dr. H. Sumarna, S.Sos., M.Ap menjadi Kepala Disdukcapil, akan memperbaiki dan mengembangkan program yang sudah ada. Pelayanan online akan lebih dimaksimalkan, dengan membuat warung online.
Selain pelayanan online, Disdukcapil akan lebih mengutamakan kepada masyarakat yang datang secara langsung, tentunya akan menjadi prioritas pelayanan. “Masyarakat yang datang sendiri tanpa melalui calo, akan lebih diprioritaskan. Kami akan layani sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” kata Sumarna.
Berkaitan dengan isu pungli yang terjadi di Disdukcapil, Sumarna bertekat akan meminimalisir pergerakan calo melalui pelayanan online. “Dengan pelayanan online dan masyarakat datang secara langsung, ini akan minikal mengurangi peran dari calo, sehingga pungli yang beredar seminimal mungkin menghindari. Jadi, menghindari tatap langsung dan kalau online pun tidak ada interaksi,” katanya.
Pelayanan keliling ke desa-desa pun menjadi acuan untuk mengejar target pendataan kependudukan. “Kita jemput bola langsung datang ke desa-desa setiap hari Sabtu untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat. Ini akan menjadi kegiatan rutin yang akan dilakukan untuk menggenjot target pendataan adiministrasi kependudukan,” kata Sumarna.
Ketika mendudukan posisi Kadisdukcapil, Sumarna ditarget Bupati Subang H Ruhimat untuk seluruh masyarakat Kabupaten Subang agar memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kemudian, Bupati menitipkan, agar pelayanan seminimal mungkin menghindari pungli. “Kami siap melaksanakan untuk merealisasikan itu hingga tahun depan,” katanya.
Kadiskominfo Sumarna optimis target layanan pada tahun 2020, masih bisa terealiasi dan tercapai. Dari evaluasi terakhir, realisasi mencapai 94 persen untuk akte kelahiran dan 95 persen perekaman. “Dengan sisa waktu tiga bulan, ini akan bisa tercapai target yang direncanakan untuk tahun 2020,” katanya.(vry)