Petani di Pantura Waspada Penyakit Tanaman Padi

YOGI MIFTAHUL FAHMI PASUNDAN EKSPRES WASPADA: POPT BPP Compreng melakukan pengamatan organisme penganggu Tanaman (OPT) di lahan sawah petani di Kecamatan Compreng.

COMPRENG-Petani di Kecamatan Compreng diminta untuk mewaspadai penyakit yang menyerang tanaman padi. Sebab kondisi terkini, hama wereng dari beberapa daerah sekitar seperti Indramayu, Karawang dan Bekasi.

“Untuk saat ini, waspada penyakit hawar daun, tikus dan wereng. Sebab sudah dikepung wereng Indramayu, Karawang, Bekasi,” jelas POPT BPP Compreng Omsah Neelam Khyar.

Meski begitu, hingga saat ini populasi hama terbilang masih sedikit dan cenderung dapat dikendalikan. Namun kewaspadaan tetap harus dijaga sebab untuk di Kecamatan Compreng juga saat ini banyak petani yang menanam padi varietas ketan.

“Di Compreng cuma karena banyak yang nanam ketan jadi selalu waspada wereng, apalagi curah hujan tinggi dan kalau siang panas ini menjadi cuaca yang cocok buat wereng,” imbuh Omsah.

Saat ini, pihaknya melakukan upaya antisipasi dengan melakukan pengamatan rutin dan intensif dan bertahap dalam pengendalian wereng.

“Pengendalian dengan bijak kalo pakai pestisida, jika masih baru netas bisa pakai pestisida nabati atau sistemik dulu, jika sudah banyak bisa racun kontak,” tambahnya.

Saat ini umur padi menjelang 0-35 hari. Pertanian di Kecamatan Compreng juga hingga saat ini terus melakukan tanam dengan total luas tanam sudah mencapai 80 persen. (ygi/ysp)