Polres Imbau Toko Emas Gunakan Jeruji Besi

CEGAH PERAMPOKAN: Sebuah Toko Emas sedang melayani pelanggannya, pasca Liburan banyak juga yang menjual dan beli emas. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Pemilik Toko Emas di wilayah Subang dihimbau untuk memasang jeruji besi. Hal itu guna mengantisipasi aksi perampokan. Hal itu disampaikan pasca insiden perampokan Toko Emas di Kota Tanggerang.

Kapolres Subang AKBP Muhamad Joni Sik mengatakan, pihaknya telah menyampaikan himbauan, kepada seluruh pemilik Toko Emas yang ada di Kabupaten Subang. Untuk memang memasang jerujij besi di Tokonya. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan ketika ada pelaku yang berniat melakukan perampokan. Terhalang oleh jeruji besi itu, sehingga tidak bisa masuk.” Kami himbau mereka agar memasang jeruji besi nya, untuk pencegahan,” ujarnya.

Selain himbauan penggunaan jeruji besi, Polres Subang juga menggencarkan siaga patroli ke titik-titik rawan aksi kejahatan, pasar, pusat belanja dan pertokoan.

“Selain himbauan pemasangan jeruji (terali) besi, kita juga gelar patroli secara intensif,” katanya.

Joni menjelaskan, untuk mempercepat pelaporan dan penangkapan pelaku. Pihaknya menyebarkan aplikasi Bang Ja’i. Dimana masyarakat dimanapun berada, bisa langsung melaporkan kejadan itu melalui Whatshap Bang Ja’i (Subang Jawara Info).

” Bang Ja’i ini mempercepat laporan. Tim Patroli bisa langsung meluncur ke TKP,” katanya.

Pedagang emas di Pujasera Subang Cece mengatakan dengan adanya pemberitaan di media massa bahwasanya ada permpokan Toko Emas di Tanggerang, mejadi ketar- ketir dikarenakan memang untuk Toko Emas sangat rawan untuk dirampok ” Ngeri juga soalnya apalagi emas yang kita jual bisa mencapai ratusan juta harganya,” tuturnya.

Dijelaskan Cece dirinya mengnginkan adanya pemasangan kaca anti peluru sehingga ketika ada pelaku yang ingin mencoba merampok tidak bisa masuk dan juga tdak bisa menembak.”Kami ingin adanya pemasangan kaca anti peluru, soalnya pelaku perampokan seperti itu biasanya gunakan senjata api,” Ujarnya.(ygo/dan)

BACA JUGA:  Suka Duka Linmas Desa, Masuk Hansip Sejak Usia 20 Tahun