Ponpes Boleh Terima Tamu Asal Terapkan Prokes

YUGO EROSPRI/ PASUNDAN EKSPRES BERIKAN SURAT EDARAN: Kepala Seksi Pontren Kemenag Subang Mohamad Sopiadi saat memberikan surat edaran kepada Ponpes.

SUBANG-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang mengimbau Pondok Pesantren (Ponpes) agar tidak menerima tamu luar untuk sementara. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan pesantren.

Kepala Seksi Pontren Kemenag Subang, Mohamad Sopiadi mengatakan imbauan itu sudah ditindaklanjuti melalui surat pemberitahuan yang diedarkan ke Ponpes-ponpes yang ada di Kabupaten Subang. “Menimbang situasi masih pandemi Covid, dimana pemaparan terus melonjak dan untuk mencegah pemaparan, para santri tidak boleh menerima tamu untuk sementara waktu. Boleh menerima tamu asalkan dengan menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan),” kata Mohamad, Kamis (10/12).

Dia pun meminta pengasuh Ponpes agar memperketat protokol kesahatan, terutama diterapkan pada wali santri yang hendak membesuk. Salah satunya dengan membatasi pembesuk hanya di area tertentu saja, seperti di ruang tamu. “Ini sebagai langkah aman bagi Ponpes ataupun orang tua, sehingga mereka yang ingin menjenguk anaknya hanya bisa masuk keruang penerimaan tamu saja. Selebihnya tidak boleh masuk ke dalam area pesantren,” ungkapnya.

Dia menyebut berdasarkan hasil pendataan tidak menemukan warga Ponpes yang terpapar dari 541 Ponpes yang ada di Kabupaten Subang. Pasalnya, ponpes memberlakukan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. “Kami meminta santri-santri agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr Meity mengatakan kasus pemaparan Covid-19 saat ini terus melonjak. Bahkan banyak tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 dan terpaksa menjalani isolasi mandiri. “Ini harus dipahami bahwa kita harus benar – benar memberlakukan protokol kesehatan,” katanya.

Apalagi cuaca extrem saat ini, diharapkan masyarakat dianjurkan mengkonsumsi vitamin agar meningkatkan metabolisme tubuh. Pasalnya, pe,aparam bisa terjadi dengan cepat melali cuaca selain kontak tubuh. “Musim hujan yang lembab seperti ini juga bisa menjadikan pemaparan meluas,” ujarnya.(ygo/sep)