RAPDB 2022 Tak Disampaikan Utuh, SIPD Jadi ‘Kambing Hitam’

Sistem Informasi Pembangunan Daerah
INDRAWAN SETIADI/PASUNDAN EKSPRES JAWABAN: Wakil Bupati Subang Agus Masykur menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan fraksi mengenai RAPBD 2022 di Gedung DPRD, belum lama ini.

SUBANG-Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) nampaknya jadi ‘kambing hitam’ dalam persoalan tidak utuhnya dokumen RAPDB yang disampaikan eksekutif ke anggota DPRD. Wakil Bupati Subang, Agus Masykur menyebut, SIPD kerap bermasalah.

Agus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota DPRD, lantaran belum bisa menyampaikan dokumen RAPD secara utuh dan menyeluruh hingga ke penjabarannya.

Permohonan maaf itu dia sampaikan pada rapat paripurna dengan agenda jawaban eksekutif atas pandangan fraksi mengenai RAPBD 2022, belum lama ini (5/11).

Wabup menyebut, akan menyampaikan dokumen RAPBD 2022 pada saat pembahasan bersama DPRD.

“Mohon permakluman dari seluruh anggota DPRD, bahwa keterlambatan ini dipengaruhi oleh kendala teknis dalam proses penginputan program ke dalam aplikasi sistem informasi pemerintahan daerah, yang baru diaplikasikan pada tahun ini, kata Wabup.

Wabup menyebut, belum sempurnanya infrastruktur sistem aplikasi yang baru berjalan tersebut bahkan sering mengalami eror. “Sering mengalami maintanace oleh kementerian yang memperlambat kenerja petugas penginput data,” jelasnya.

Sebelumnya, Fraksi Golkar menyoroti eksekutif yang belum memberikan dokumen RAPBD 2022 pada saat sidang penyampaian nota pengantar RAPBD 2022.